Kakak-Adik di Parepare Disambar Petir Usai Ziarah Kubur, 1 Tewas
Petir Sambat Kakak-Adik di Parepare Sepulang Ziarah Kubur, Satu Orang Meninggal

Warga Alami Sambaran Petir Saat Melintas di Jalan Perkuburan Sari Minnya’e
Dua warga yang merupakan kakak beradik, Sahara (61) dan Abdul Majid (48), mengalami sambaran petir saat melintas di Jalan Perkuburan Sari Minnya’e, Kelurahan Lompoe, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Peristiwa ini terjadi ketika keduanya baru saja pulang dari kegiatan ziarah kubur.
Sahara dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Abdul Majid selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Informasi ini disampaikan oleh Lurah Lompoe, Asmianti, yang menyebut sambaran petir terjadi secara tiba-tiba saat korban melintas di area tersebut.
Korban Berboncengan Sepeda Motor Saat Pulang dari Ziarah
Asmianti menjelaskan bahwa kedua korban menggunakan satu sepeda motor saat kembali dari pekuburan. Abdul Majid mengendarai kendaraan, sedangkan Sahara duduk sebagai penumpang. Namun, di tengah perjalanan, petir menyambar mereka tanpa sempat dihindari.
Akibat kejadian tersebut, Sahara meninggal di tempat dan langsung dievakuasi dari lokasi. Sementara itu, Abdul Majid segera dilarikan ke Rumah Sakit Andi Makkasau untuk mendapatkan penanganan intensif.
Polisi dan Warga Lakukan Penanganan Cepat di Lokasi Kejadian
Pihak kepolisian dari Polsek Soreang segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas bersama warga membantu proses evakuasi korban serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman.
Di sisi lain, kondisi cuaca saat kejadian diketahui sedang hujan deras yang disertai petir dan guntur. Situasi tersebut diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan insiden tragis ini terjadi secara tiba-tiba.
Hujan Deras Disertai Petir Picu Insiden Mematikan
Asmianti menegaskan bahwa cuaca ekstrem terjadi sejak sore hari sebelum insiden berlangsung. Hujan lebat yang disertai kilatan petir dan suara guntur membuat kondisi di sekitar lokasi menjadi berbahaya, terutama bagi warga yang masih beraktivitas di luar ruangan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tengah cuaca buruk, terutama di area terbuka yang rawan sambaran petir.
Related Posts
Sopir Tabrak Lari Pekerja Marka Jalan hingga Tewas di Pekanbaru Ditangkap
Ibu Selamatkan Anak dari Runtuhan Saat Bus Transjakarta Tabrak Rumah di Cakung
