Truk Pengangkut Prajurit TNI AD Terlibat Kecelakaan di Tabanan, Pemotor Tewas
Truk Pengangkut Prajurit TNI AD Tabrak Pemotor di Tabanan hingga Tewas

TABANAN — Sebuah truk dinas TNI Angkatan Darat terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor di Jalan Denpasar–Singaraja, tepatnya di Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Insiden yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 16.20 WITA itu menyebabkan seorang pemotor meninggal dunia.
Korban diketahui bernama I Putu Krisnawan (21). Ia mengalami luka berat setelah terlibat tabrakan dengan kendaraan militer tersebut dan sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Truk TNI dan Sepeda Motor Saling Mendahului hingga Terjadi Tabrakan
Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk dan sepeda motor datang dari arah berlawanan dan sama-sama berusaha mendahului kendaraan lain di jalur tersebut.
Situasi tersebut kemudian memicu kondisi berbahaya di jalan yang cukup padat. Pengemudi truk sempat berupaya menghindari benturan dengan membanting setir. Namun, upaya tersebut tidak berhasil mencegah tabrakan antara kedua kendaraan.
Benturan keras pun tidak terhindarkan, sehingga menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian tubuhnya.
Korban Sempat Dirawat sebelum Meninggal Dunia
Setelah kejadian, petugas segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Semara Ratih untuk mendapatkan pertolongan pertama. Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Singasana untuk penanganan lanjutan.
Meski tim medis telah berupaya maksimal, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya. Kabar duka ini pun langsung mendapat perhatian dari pihak TNI.
Kodam IX/Udayana Lakukan Evaluasi dan Beri Santunan kepada Keluarga
Pihak Kodam IX/Udayana menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Selain itu, institusi tersebut memastikan seluruh proses penanganan berjalan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebagai langkah lanjutan, jajaran TNI langsung mengamankan lokasi kejadian, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban. Mereka juga mendatangi rumah duka untuk memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Di sisi lain, Kodam IX/Udayana menegaskan akan melakukan evaluasi internal sebagai bagian dari upaya pembinaan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
