Warga Lahat Tenggelam di Sungai Lematang, Diduga Terpeleset Saat Cuci Motor
Basarnas Palembang Mencari Warga Lahat yang Tenggelam di Sungai Lematang Saat Mencuci Motor

Tim Basarnas Palembang melakukan operasi pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Lematang, Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, pada Selasa (5/5/2026). Korban bernama Zubaidi (46) diduga terpeleset saat mencuci sepeda motor di tepi sungai hingga terbawa arus deras dan hilang.
Sejak laporan masuk, tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Hingga Rabu (6/5/2026), petugas masih terus mengupayakan pencarian dengan berbagai metode di lapangan.
Warga Desa Tanjung Jambu Melaporkan Peristiwa Pria Terpeleset Saat Mencuci Motor
Warga sekitar melaporkan peristiwa itu setelah mereka mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat warga mendatangi sumber suara, mereka tidak lagi menemukan korban di permukaan air karena arus Sungai Lematang langsung menyeretnya.
Petugas kemudian menerima laporan resmi pada pukul 14.30 WIB dan segera mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian untuk memulai pencarian.
Tim SAR Gabungan Menyisir Sungai Lematang Menggunakan Perahu Karet
Basarnas Palembang mengerahkan personel untuk menyisir Sungai Lematang dengan menggunakan perahu karet. Tim melakukan pencarian secara menyeluruh di titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut di sepanjang arus sungai.
Petugas juga memantau area dengan kondisi arus kuat yang berpotensi menahan tubuh korban. Selain itu, tim mengoptimalkan koordinasi dengan warga sekitar untuk memperluas informasi di lapangan.
Basarnas Palembang Membagi Operasi Pencarian Menjadi Dua SRU
Kepala Basarnas Sumatera Selatan, Raymond Konstantin, menjelaskan bahwa pihaknya membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) agar pencarian berjalan lebih efektif. SRU 1 dan SRU 2 menyisir area sungai dengan cakupan sekitar lima kilometer persegi di sisi kanan dan kiri aliran Sungai Lematang.
Raymond menegaskan bahwa seluruh unsur SAR gabungan bekerja maksimal untuk mempercepat proses pencarian korban. Ia juga memastikan koordinasi terus berjalan antara Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat setempat.
Petugas Mengimbau Warga Meningkatkan Kewaspadaan di Area Sungai
Basarnas Palembang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika arus dalam kondisi deras. Petugas menekankan pentingnya keselamatan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Hingga pencarian berlanjut, korban Zubaidi masih belum ditemukan dan tim SAR tetap melakukan penyisiran di seluruh titik prioritas.
