2 Bocah di Bogor Tersambar Petir Saat Main Bola, 1 Tewas
Polisi Mengungkap Dua Bocah di Bogor Tersambar Petir Saat Bermain Bola, Satu Anak Tewas

Kapolsek Rancabungur Mengungkap Kronologi Anak Tersambar Petir Saat Bermain Bola di Bogor
Polisi mengungkap peristiwa tragis yang menimpa dua anak di Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (4/5/2026) sore. Seorang anak berusia 12 tahun meninggal dunia setelah tersambar petir saat bermain sepak bola bersama teman-temannya, sementara satu anak lain berusia 8 tahun mengalami luka-luka.
Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi Widhiana menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika sejumlah anak bermain di lapangan dekat area persawahan. Ia menyebut kejadian berlangsung tiba-tiba saat kondisi cuaca berubah drastis.
Hujan Petir Menyambar Lapangan Saat Anak Bermain di Area Persawahan
Kepolisian menjelaskan bahwa hujan deras disertai petir mulai turun ketika anak-anak masih bermain bola di lapangan terbuka. Tidak lama kemudian, petir menyambar area lapangan dan langsung mengenai dua korban yang berada di lokasi.
Akibat sambaran tersebut, satu anak berusia 12 tahun meninggal dunia di tempat, sedangkan satu anak lainnya yang berusia 8 tahun mengalami luka, termasuk pada bagian mata. Peristiwa itu mengejutkan teman-teman korban yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Warga Mengevakuasi Korban ke Rumah Sakit Setelah Mendapat Laporan
Setelah kejadian, teman-teman korban segera melaporkan insiden tersebut kepada warga sekitar dan keluarga. Warga kemudian bergerak cepat mengevakuasi kedua korban dari lokasi kejadian.
Petugas dan warga membawa korban yang selamat ke Rumah Sakit Auri Kemang untuk mendapatkan penanganan medis, sementara korban meninggal dunia juga dibawa untuk proses lebih lanjut. Polisi memastikan bahwa peristiwa ini terjadi secara murni akibat sambaran petir saat cuaca buruk melanda wilayah tersebut.
Related Posts
Tragedi di Kampus Unud: Mahasiswa FISIP Tewas Setelah Lompat dari Gedung
Mobil Mazda Tertemper Kereta Usai Tabrak Pejalan Kaki dan Pemotor hingga Tewas
