Evakuasi Dramatis Pria yang Ditemukan Tewas di Dasar Jurang Karangasem
Warga dan Polisi Temukan Lansia Tewas di Dasar Jurang Karangasem Setelah Lima Hari Hilang

Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif Sejak Korban Dilaporkan Hilang
Warga bersama aparat kepolisian akhirnya menemukan seorang pria lanjut usia bernama I Wayan Mendep (65) dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang dekat rumahnya di Banjar Dinas Sakti, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (21/4/2026). Sebelumnya, korban dilaporkan hilang selama lima hari sejak Kamis (16/4/2026), sehingga keluarga dan warga langsung bergerak melakukan pencarian.
Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim gabungan berhasil menemukan korban setelah melakukan penyisiran di area sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Sejak laporan kehilangan diterima, pencarian terus dilakukan secara intensif oleh keluarga, warga, dan aparat terkait.
Petugas dan Warga Evakuasi Jenazah dari Jurang Curam di Tengah Hujan Deras
Setelah menemukan korban, warga bersama polisi langsung melakukan proses evakuasi dari dasar jurang yang cukup dalam dan terjal. Proses tersebut berlangsung dramatis karena kondisi medan yang sulit serta cuaca yang tidak mendukung. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut membuat jalur evakuasi menjadi licin dan sempit, sehingga memperlambat proses pengangkatan jenazah.
Meski menghadapi berbagai kendala, tim tetap berupaya mengevakuasi korban dengan hati-hati hingga akhirnya berhasil membawa jenazah ke atas. Polisi menyatakan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena kondisi alam yang ekstrem.
Polisi Selidiki Penyebab Korban Terjatuh ke Dasar Jurang
Setelah evakuasi selesai, pihak kepolisian menyatakan masih menyelidiki penyebab korban bisa terjatuh ke dalam jurang. Saat ini, aparat masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan kronologi kejadian secara pasti. Fokus utama petugas sebelumnya tertuju pada proses pencarian dan evakuasi korban.
Sementara itu, pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Kamis malam sekitar pukul 18.30 Wita. Saat itu, keluarga menduga korban hanya keluar sebentar untuk keperluan pribadi. Namun, korban tidak kembali hingga keesokan harinya, sehingga keluarga segera melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Dengan ditemukannya korban, keluarga kini dapat melaksanakan proses pemakaman, sementara polisi terus melanjutkan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
