Tertabrak KA hingga Terpental ke Kandang Babi, Driver Ojol di Medan Tewas
Kereta Api Tabrak Driver Ojol di Medan hingga Terpental ke Kandang Babi dan Tewas

Korban Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Saat Kereta Mendekat
Seorang pengemudi ojek online bernama Rajali (38) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di Jalan Rajawali, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Senin (20/4) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor sambil membawa seorang penumpang dan melintas di perlintasan tanpa palang pintu.
Pada waktu bersamaan, kereta api melaju dari arah Kota Medan menuju Bandara Kualanamu. Situasi tersebut membuat jarak antara kendaraan dan kereta semakin dekat hingga tabrakan tidak terhindarkan.
Penumpang Melompat Menyelamatkan Diri Saat Kereta Hampir Menabrak
Ketika kereta semakin mendekat, penumpang yang dibonceng korban segera melompat untuk menyelamatkan diri. Namun, pengemudi tidak sempat menghindar sehingga langsung tertabrak kereta dengan keras.
Benturan tersebut membuat tubuh korban terpental hingga masuk ke kandang babi milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat luka yang dideritanya.
Kereta Menyeret Sepeda Motor Korban Hingga Ratusan Meter
Setelah tabrakan terjadi, kereta api masih menyeret sepeda motor korban sejauh kurang lebih 500 meter. Kendaraan tersebut bahkan sempat menempel pada badan kereta hingga akhirnya berhenti.
Warga yang menyaksikan kejadian itu segera memadati lokasi. Mereka kemudian membantu proses evakuasi korban sekaligus mengamankan area sekitar rel.
Warga Menyebut Perlintasan Sering Memicu Kecelakaan
Warga setempat mengungkapkan bahwa kecelakaan di perlintasan tersebut kerap terjadi. Mereka menilai kondisi tanpa palang pintu menjadi salah satu faktor utama yang membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, warga biasanya bergantian menjaga perlintasan tersebut. Namun, saat kejadian berlangsung, tidak ada petugas atau warga yang berjaga sehingga situasi menjadi lebih berisiko.
