Pria di Bateng Tewas Terjatuh Saat Diduga Hendak Curi Pipa Tambang

Pria di Bangka Tengah Tewas Tertimpa Pipa Saat Diduga Mencuri di Area Tambang

Polisi saat melakukan evakuasi di lokasi kejadian korban tewas.

Korban Terjatuh Saat Mengangkat Pipa Tambang Bersama Rekannya

Seorang pria berinisial EE (35), warga Nibung, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di kawasan tambang Sarang Ikan, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 17 April 2026, saat korban diduga tengah melakukan percobaan pencurian pipa bersama rekannya berinisial A (38).

Saat kejadian berlangsung, korban dan rekannya berusaha menggeser pipa tambang berukuran 12 inch untuk dimuat ke kendaraan pikap. Namun, dalam proses tersebut korban diduga terpeleset hingga terjatuh dan tertimpa pipa besi yang mengenai bagian kepalanya.

Polisi Mengungkap Kasus Setelah Menerima Laporan dari Keluarga

Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke anggota Polsek Lubuk Besar. Pada awalnya, keluarga menerima informasi bahwa korban meninggal akibat terjatuh dari pohon di area tambang.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP I Gede Nyoman Bratasena, membenarkan bahwa pihaknya sedang menangani kasus tersebut dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi.

Saksi Sempat Memberikan Keterangan Palsu Sebelum Mengakui Kejadian Sebenarnya

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan kejanggalan antara lokasi pohon yang disebutkan dengan posisi ditemukannya korban. Hal ini mendorong petugas untuk melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi.

Setelah diperiksa lebih lanjut, saksi yang merupakan rekan korban akhirnya mengubah keterangannya. Ia mengakui bahwa dirinya bersama korban hendak mencuri pipa tambang, bukan seperti keterangan awal yang disampaikan kepada keluarga.

Korban Meninggal Saat Dibawa ke Fasilitas Kesehatan dan Polisi Amankan Barang Bukti

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka serius yang ditandai dengan keluarnya darah dari mulut dan telinga. Dalam kondisi panik, rekan korban segera membawa korban menuju puskesmas terdekat sambil menghubungi keluarga.

Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan. Polisi kemudian membawa jenazah ke RSUD Abu Hanifah untuk dilakukan visum luar oleh dokter forensik.

Dalam penyelidikan ini, aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, senter, satu unit mobil pikap, serta pipa besi sepanjang 6 meter yang diduga terkait dengan kejadian. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan seluruh kronologi peristiwa.