IRT Pengendara Sepeda Listrik Tewas Tertabrak di Jalan Lintas Sumbawa Bima
Motor Tabrak Sepeda Listrik di Sumbawa, Ibu Rumah Tangga Tewas di Tempat

Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan di Jalan Lintas Sumbawa-Bima
Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di Jalan Lintas Sumbawa-Bima, tepatnya di depan Kantor Kehutanan Desa Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Minggu (12/4/2026). Insiden ini menewaskan seorang ibu rumah tangga berinisial N (46) yang mengendarai sepeda listrik.
Kapolsek Lape Polres Sumbawa, Iptu Sumarlin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sepeda listrik merek Goda. Benturan keras menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban hendak menyeberang jalan sekitar pukul 16.55 Wita. Pada saat yang sama, sepeda motor Honda Vario 125 berwarna hitam tanpa pelat nomor melaju dari arah barat ke timur.
Diduga pengendara motor berinisial MR (16) melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan. Akibatnya, motor tersebut langsung menabrak bagian samping sepeda listrik yang dikendarai korban.
Benturan Keras Menyebabkan Korban Tertindas Kendaraan
Benturan yang terjadi berlangsung sangat keras hingga membuat sepeda motor terpental ke dalam selokan. Sementara itu, korban terjatuh dan tertindas sepeda listrik yang dikendarainya sendiri.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat. Kondisi ini memperlihatkan betapa fatalnya dampak kecelakaan di jalur tersebut, terutama ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
Warga yang melihat kejadian segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, personel Polsek Lape langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta evakuasi korban.
Polisi Amankan Barang Bukti dan Lanjutkan Penyelidikan
Setelah menangani lokasi kejadian, polisi mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Kendaraan tersebut kini berada di Mapolsek Lape untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, polisi juga terus mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian pengendara dan faktor kecepatan kendaraan. Proses ini dilakukan untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur hukum.
Di sisi lain, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara. Pengguna jalan diminta mematuhi batas kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di area permukiman dan titik penyeberangan.
