Kecelakaan Maut Batang, Dua Orang Tewas Usai Motor Tabrak Truk Berhenti
Motor Tabrak Truk Berhenti di Pantura Batang, Dua Orang Tewas di Lokasi

Polisi Ungkap Motor Oleng ke Kiri hingga Hantam Truk di Bahu Jalan
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa terjadi di jalur Pantura, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (12/4/2026). Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi G-6497 FV dan truk tronton wing box Isuzu bernomor polisi D-9806-AG yang sedang berhenti di bahu jalan.
Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, menyatakan bahwa kecelakaan tersebut termasuk kategori berat karena menimbulkan korban meninggal dunia. Ia memastikan dua korban tewas merupakan pengendara dan pembonceng sepeda motor.
Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Veronika menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Namun, hasil olah tempat kejadian perkara memberikan gambaran awal mengenai kronologi peristiwa tersebut.
Polisi Rekonstruksi Kronologi Kecelakaan di Jalan Lurus dan Cuaca Cerah
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat sepeda motor melaju dari arah barat menuju timur di lajur kiri jalan. Saat melintasi ruas jalan di Desa Kaliboyo, Kecamatan Tulis, pengendara diduga kehilangan konsentrasi.
Akibatnya, kendaraan bergerak terlalu ke kiri hingga keluar dari badan jalan. Dalam kondisi tersebut, sepeda motor langsung menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Polisi mencatat kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan lurus dan datar dengan aspal yang baik. Selain itu, cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas berada pada kategori sedang. Meski begitu, faktor kendaraan yang terlalu ke kiri diduga menjadi pemicu utama tabrakan.
Korban Meninggal Saat Perjalanan dan di Lokasi Kejadian
Kecelakaan ini menyebabkan dua korban jiwa dengan identitas yang telah diketahui. Pengendara sepeda motor, Ngadiyo (46), warga Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, mengalami luka robek di bagian pipi kiri dan dagu.
Petugas sempat membawa korban ke RSUD Batang, namun ia meninggal dunia dalam perjalanan. Sementara itu, pembonceng bernama Sunoto (56), warga Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka memar di bagian dada.
Setelah itu, petugas mengevakuasi kedua jenazah ke RSUD Kabupaten Batang untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi Selidiki Penyebab Truk Berhenti dan Imbau Pengendara Tetap Waspada
Di sisi lain, polisi juga menelusuri alasan truk berhenti di bahu jalan saat kejadian berlangsung. Pengemudi truk, Risdiyanto (46), warga Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, dilaporkan selamat tanpa luka.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan tambahan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Selain itu, polisi mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara.
Polisi juga mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi fisik tetap prima serta melengkapi dokumen kendaraan sesuai aturan guna menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.
