Pria di PALI Tewas Tenggelam, Terpleset Saat Duduk di Atas Jembatan

Pria di PALI Terpeleset dari Jembatan dan Tewas Tenggelam di Sungai Lematang

Tim SAR mengevakuasi pria asal PALI yang tenggelam di Sungai Lematang

Korban Terpeleset Saat Duduk di Atas Jembatan hingga Jatuh ke Sungai

Seorang pria bernama Tedi Pahlevi (43), warga Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Lematang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB saat korban duduk di atas jembatan.

Saat itu, korban diduga terpeleset dan langsung jatuh ke aliran sungai yang cukup deras. Kejadian tersebut membuat korban hilang dan memicu upaya pencarian oleh tim SAR gabungan.

Tim SAR Menyisir Sungai Selama Tiga Hari untuk Mencari Korban

Setelah menerima laporan, tim SAR segera melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Lematang. Mereka menggunakan perahu karet untuk menjangkau area pencarian yang cukup luas.

Pencarian dilakukan secara intensif selama beberapa hari dengan melibatkan berbagai unsur. Tim terus memperluas area penyisiran untuk menemukan korban yang terbawa arus sungai.

Tim SAR Menemukan Korban Mengapung Sejauh 13 Kilometer dari Lokasi Awal

Pada hari ketiga operasi, Sabtu, 14 Maret 2026 sekitar pukul 09.50 WIB, tim SAR akhirnya menemukan korban. Jasad korban terlihat mengapung dan tersangkut di tumpukan sampah bambu di aliran sungai.

Lokasi penemuan berada sekitar 13 kilometer dari titik awal korban jatuh. Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Tim SAR Mengakhiri Operasi Setelah Proses Evakuasi Selesai

Setelah evakuasi selesai, tim SAR resmi menghentikan operasi pencarian. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing setelah memastikan tidak ada korban lain yang perlu dicari.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berada di sekitar jembatan atau aliran sungai, terutama dalam kondisi licin yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.