Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Mobil Petugas Jasa Marga Terjepit
Bus Seruduk Kendaraan Petugas hingga Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

Petugas Jasa Marga Berhenti untuk Amankan Truk Rusak di Bahu Jalan
Tabrakan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Km 92 Tol Cipularang arah Jakarta pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.33 WIB. Insiden ini bermula ketika kendaraan petugas mobile customer service (MCS) Jasa Marga berhenti di bahu jalan untuk memberikan pengamanan terhadap truk yang mengalami gangguan.
Petugas menyalakan lampu rotator sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan lain. Mereka berupaya memastikan area di belakang truk tetap aman agar tidak terjadi kecelakaan. Namun, situasi berubah cepat ketika kendaraan lain datang dari arah belakang.
Bus Datang dari Belakang dan Menabrak Kendaraan Petugas hingga Terjepit
Tidak lama setelah petugas melakukan pengamanan, sebuah bus Primajasa melaju dari arah belakang dan langsung menabrak kendaraan MCS. Benturan keras membuat mobil petugas terjepit di antara truk yang sedang berhenti dan bus yang menabraknya.
Rekaman video yang beredar menunjukkan kondisi kendaraan petugas mengalami kerusakan parah akibat tekanan dari dua kendaraan besar tersebut. Insiden ini pun menjadi perhatian publik setelah videonya tersebar luas di media sosial.
Polisi Duga Kendala Rem dan Kurangnya Antisipasi Jadi Penyebab Kecelakaan
Pgs Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga Tollroad Maintenance (JMT), Danang Eko, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi dalam waktu singkat setelah petugas melakukan pengamanan. Berdasarkan informasi awal di lapangan, pengemudi bus mengaku mengalami masalah pada sistem pengereman.
Selain itu, pihak terkait juga menduga kurangnya antisipasi pengemudi menjadi faktor yang memperparah kejadian. Kondisi tersebut menyebabkan tabrakan dari belakang yang berujung pada kecelakaan beruntun.
Petugas Evakuasi Kendaraan dan Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Setelah kejadian, seluruh kendaraan yang terlibat langsung dievakuasi ke pool Jatiluhur untuk penanganan lebih lanjut. Proses penanganan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian guna penyelidikan mendalam.
Meski kerusakan kendaraan cukup parah, pihak Jasa Marga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Mereka juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian dan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
