Pria Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 20 di Hotel Surabaya

Polisi Selidiki Kematian Pemuda Asal Madiun di Hotel Surabaya

Korban saat ditemukan usai lompat dari lantai 20 hotel di Surabaya

Petugas Temukan Korban Tergeletak di Area Parkir Hotel

Seorang pemuda berinisial RO (21), warga Madiun, Jawa Timur, meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 20 sebuah hotel di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu, 3 Mei 2026. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya menjelaskan, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa korban mengakhiri hidupnya sendiri. Namun demikian, petugas tetap menjalankan prosedur penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian korban.

Polisi juga menegaskan bahwa kepastian medis terkait penyebab kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan lanjutan melalui visum luar maupun autopsi.

Saksi Melihat Korban Sempat Beraktivitas di Area Kafe

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, lantai 20 hotel diketahui merupakan area kafe yang biasa digunakan tamu untuk bersantai. Sebelum kejadian, korban sempat berada di area tersebut dan memesan makanan.

Saksi yang berada di sekitar lokasi menyebut korban terlihat dalam kondisi tenang saat berada di kafe. Namun beberapa saat kemudian, petugas keamanan hotel mendengar suara benda jatuh dari area atas gedung.

Setelah memeriksa sumber suara, petugas keamanan menemukan korban sudah tergeletak di area parkir lobi hotel. Temuan itu langsung dilaporkan kepada manajemen hotel untuk penanganan darurat.

Polisi Evakuasi Korban dan Lanjutkan Penyelidikan

Setelah menerima laporan, pihak hotel segera menghubungi layanan darurat 112 dan aparat kepolisian. Petugas dari Polsek Genteng bersama tim Inafis Polrestabes Surabaya kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Selanjutnya, petugas mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Polisi kini masih mendalami latar belakang kejadian dengan meminta keterangan dari saksi dan menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum insiden terjadi.

Penyidik memastikan seluruh proses investigasi berjalan sesuai prosedur agar penyebab kematian korban dapat terungkap secara lengkap dan objektif.