1 Mahasiswi Poltekpar Makassar Tewas Kecelakaan di Solo Dimakamkan di Palopo

Keluarga Makamkan Jenazah Mahasiswi Poltekpar Makassar Korban Kecelakaan Solo di Palopo

Jenazah Lyra Nuraulia, mahasiswi Poltekpar Makassar, tiba di Palopo setelah kecelakaan tragis di Solo.

Jenazah Lyra Nuraulia Tiba Dini Hari dan Langsung Dimakamkan di Palopo

Keluarga memakamkan jenazah Lyra Nuraulia (21), mahasiswi Politeknik Pariwisata Makassar yang meninggal akibat kecelakaan di Solo, Jawa Tengah, di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Jenazah tiba di rumah duka pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 03.00 Wita dan langsung disambut keluarga serta warga.

Suasana duka menyelimuti kediaman korban di Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara. Keluarga kemudian mempersiapkan proses pemakaman yang berlangsung pada siang hari. Sekitar pukul 11.00 Wita, jenazah dimakamkan di tempat pemakaman umum Kelurahan Salobulo, Kecamatan Wara Utara.

Keluarga Kenang Sosok Lyra sebagai Anak Cerdas dan Berbakti

Keluarga mengenang Lyra sebagai pribadi yang cerdas, rajin, dan berbakti. Kepergian korban meninggalkan duka mendalam, terlebih karena Lyra baru menjalani program magang di Solo selama tiga bulan.

Pihak keluarga mengaku tidak menyangka kabar duka datang begitu cepat. Bahkan, saat momen Idul Fitri, korban masih berada di Solo untuk menjalani aktivitas magangnya.

Selain itu, salah satu anggota keluarga yang juga pernah menjadi wali kelas Lyra saat sekolah dasar menyebut korban sebagai murid andalan. Ia menilai Lyra memiliki semangat belajar tinggi dan sikap yang baik selama menempuh pendidikan.

Kecelakaan di Solo Tewaskan Dua Mahasiswi Saat Berkendara Sepeda Motor

Peristiwa kecelakaan yang menewaskan Lyra terjadi di kawasan Tugu Wisnu Manahan, Solo, pada Selasa (21/4/2026) sore. Saat itu, Lyra berboncengan dengan rekannya, Anisa (21), menggunakan sepeda motor Yamaha Fazzio.

Kedua korban melaju dari arah Girimulyo menuju selatan sebelum akhirnya terlibat kecelakaan dengan truk tronton yang melaju di jalur yang sama. Benturan keras terjadi menjelang lampu merah, yang menyebabkan salah satu korban terseret hingga puluhan meter.

Akibat kejadian tersebut, kedua mahasiswi meninggal dunia di lokasi. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD dr Moewardi untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Sementara itu, keluarga berharap kejadian ini menjadi perhatian agar keselamatan berkendara semakin ditingkatkan.