Mobil Damkar Terperosok ke Sawah Saat Menuju TKP Kebakaran di Bantul

Mobil Damkar Terperosok ke Sawah Saat Petugas Menuju Lokasi Kebakaran di Bantul

Mobil damkar yang terperosok ke sawah saat hendak menuju ke lokasi kebakaran di Bambanglipuro, Bantul.

Pengemudi Membanting Setir untuk Menghindari Kendaraan dari Arah Berlawanan

Satu unit mobil pemadam kebakaran mengalami kecelakaan tunggal saat melaju menuju lokasi kebakaran di wilayah Bambanglipuro, Bantul, Rabu (22/4/2026). Peristiwa ini terjadi di Jalan Paker-Sidomulyo, tepatnya di kawasan Paker, Mulyodadi, ketika kendaraan berupaya menghindari mobil dari arah berlawanan.

Kapolsek Bambanglipuro, AKP I Nengah Jeffry, menjelaskan bahwa mobil damkar bernomor polisi B 9266 XAL yang dikemudikan Yuqdha (31), warga Triharjo, Pandak, melaju dari arah timur ke barat sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, pengemudi mengarahkan kendaraan dengan kecepatan tinggi karena sedang mengejar waktu menuju titik kebakaran.

Namun, ketika kendaraan memasuki ruas jalan yang sempit, dua mobil dari arah berlawanan muncul secara bersamaan. Kondisi tersebut memaksa pengemudi segera mengambil keputusan untuk menghindari tabrakan.

Cuaca Hujan dan Jalan Licin Memicu Kendaraan Keluar Jalur

Pengemudi kemudian membanting setir ke arah kiri untuk menghindari kendaraan tersebut. Di saat yang sama, kondisi jalan yang basah akibat hujan membuat ban kehilangan daya cengkeram. Akibatnya, mobil damkar tidak dapat dikendalikan dan langsung terperosok ke area persawahan di sisi jalan.

Dua mobil yang berpapasan dengan damkar tetap melaju tanpa berhenti ke arah timur. Sementara itu, posisi mobil damkar tertahan di sawah hingga proses evakuasi dilakukan beberapa jam kemudian.

Petugas Selamat dan Evakuasi Berlangsung Lancar

Meski kejadian berlangsung cukup dramatis, pengemudi dan empat personel yang berada di dalam kendaraan tidak mengalami luka. Namun, mobil damkar mengalami kerusakan pada bagian pelindung bodi sebelah kiri serta bumper depan yang terlihat ringsek.

Petugas akhirnya mengevakuasi kendaraan sekitar pukul 19.00 WIB setelah kondisi memungkinkan. Proses evakuasi berjalan lancar meskipun sempat terkendala posisi kendaraan yang berada di area persawahan.

Peristiwa ini tidak menghambat respons pemadaman secara signifikan, namun menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara dalam kondisi darurat, terutama di jalan sempit dan saat cuaca tidak bersahabat.