Remaja Pembusur Kepala Bocah di Makassar Kena Karma, Kecelakaan Saat Kabur

Remaja Pembusur Bocah di Makassar Alami Kecelakaan Saat Melarikan Diri

Remaja di Makassar menyerang kepala bocah menggunakan busur panah.

Pelaku Menyerang Bocah dengan Busur Panah di Jalan Maccini Sawah

Seorang remaja berinisial S (13) melakukan penyerangan terhadap bocah berusia 12 tahun di Jalan Maccini Sawah, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/4). Pelaku melancarkan aksinya saat korban melintas di lokasi. Ia melepaskan anak panah dari arah belakang hingga mengenai kepala korban.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius karena anak panah menancap di bagian kepala. Kejadian ini pun langsung mengundang perhatian warga sekitar yang mengetahui insiden tersebut.

Pelaku Melarikan Diri dan Mengalami Kecelakaan di Persimpangan

Setelah melakukan penyerangan, pelaku segera melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun pelariannya tidak berlangsung mulus. Saat berusaha kabur dari kejaran warga, pelaku justru mengalami kecelakaan di sebuah lampu merah.

Peristiwa itu membuat warga berhasil mengamankan pelaku di lokasi kejadian. Selain itu, warga juga menemukan barang bukti berupa busur panah yang digunakan saat menyerang korban.

Polisi Mengamankan Pelaku dan Mengungkap Motif Iseng

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung turun tangan dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa pelaku melakukan aksi tersebut tanpa motif serius.

Pelaku mengaku hanya bertindak iseng saat menggunakan busur panah. Usia pelaku yang masih 13 tahun dan korban yang juga masih anak-anak menjadi perhatian dalam penanganan kasus ini.

Polisi Mendalami Kasus dan Menyelidiki Kemungkinan Aksi Lain

Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Petugas terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan apakah pelaku terlibat dalam tindakan serupa sebelumnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua busur panah sebagai barang bukti tambahan. Proses penyelidikan terus berjalan guna mengungkap keseluruhan fakta di balik kejadian ini.