Truk Terjun ke Sungai Saat Lintasi Jembatan di Lubuklinggau

Truk Muatan Tenda Terjun ke Sungai Saat Melintasi Jembatan Kayu di Lubuklinggau

Truk muatan kursi dan tenda terjun ke sungai di Lubuklinggau

Truk Bermuatan Kursi dan Tenda Melintas Jembatan Kayu Sebelum Ambruk

Sebuah truk yang mengangkut kursi dan tenda terjun ke sungai saat melintasi jembatan kayu di Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa ini terjadi ketika kendaraan tersebut sedang mengantar perlengkapan acara dan memilih jalur jembatan kayu sebagai akses lintasan.

Awalnya, truk melaju perlahan di atas jembatan yang menghubungkan wilayah Waringin dengan Griya Kemuning Indah. Namun, kondisi jembatan yang tidak cukup kuat menahan beban berat kendaraan memicu kejadian fatal. Beban muatan yang besar membuat struktur jembatan tidak mampu bertahan.

Jembatan Ambruk Saat Truk Berada di Tengah Lintasan

Saat truk mencapai bagian tengah jembatan, konstruksi kayu tiba-tiba runtuh. Akibatnya, kendaraan tersebut langsung terperosok dan jatuh ke sungai di bawahnya. Kejadian itu membuat warga sekitar terkejut sekaligus panik melihat jembatan ambruk secara mendadak.

Setelah insiden terjadi, akses utama warga pun langsung terputus. Warga yang biasa melintasi jalur tersebut terpaksa mencari rute alternatif yang lebih jauh untuk tetap bisa beraktivitas.

Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kejadian

Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Desi Azhari, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab insiden berasal dari kondisi jembatan yang rapuh ditambah beban truk yang berlebihan.

Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir dan kernet truk berhasil selamat dari kejadian tersebut meskipun kendaraan masih berada di lokasi dan belum dievakuasi.

Warga Diminta Gunakan Jalur Alternatif Demi Keamanan

Selain itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jembatan tersebut meski hanya menggunakan kendaraan roda dua. Kondisi jembatan yang sudah rusak dinilai sangat berbahaya dan berpotensi ambruk kembali jika dipaksakan untuk dilalui.

Sebagai solusi sementara, warga diminta menggunakan jalur lain meskipun harus menempuh jarak lebih jauh. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko kecelakaan serupa sebelum perbaikan jembatan dilakukan.