Sopir Truk Asal Sidrap Tewas Ditikam OTK Saat Mengemudi di Barru
Sopir Truk Asal Sidrap Tewas Ditikam Saat Mengemudi di Barru

Pelaku Menyerang Korban di Jalan Poros Makassar-Parepare Saat Truk Melaju
Peristiwa penikaman terjadi di Jalan Poros Makassar-Parepare, tepatnya di Lingkungan Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 Wita. Seorang sopir truk bernama Mus Gustiranda (34), warga Kabupaten Sidrap, tewas setelah diserang orang tak dikenal saat sedang mengemudi.
Saat kejadian berlangsung, korban tengah mengendarai truk Hino bernomor polisi DP 8552 CJ. Dalam situasi tersebut, pelaku tiba-tiba melakukan penikaman yang menyebabkan korban kehilangan kendali dan mengalami luka fatal.
Pelaku Diduga Menggunakan Mobil Avanza Hitam Saat Melancarkan Aksi
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa pelaku diduga mengendarai mobil jenis Avanza berwarna hitam. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendekati korban sebelum aksi penikaman terjadi di jalur Trans Sulawesi yang cukup ramai dilalui kendaraan.
Insiden tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar yang berada di lokasi. Sejumlah saksi menyaksikan kondisi korban yang terluka parah di dalam kendaraan setelah serangan terjadi.
Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit Namun Nyawanya Tidak Tertolong
Setelah kejadian, warga dan petugas segera mengevakuasi korban ke RSUD Lapatarai Barru untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi luka yang diderita korban cukup serius sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminal yang terjadi di jalur utama tersebut.
Polisi Lakukan Penyelidikan dan Kejar Pelaku Penikaman
Kapolsek Tanete Rilau, Iptu Muh. Yusran, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penikaman tersebut. Polisi juga telah mengerahkan personel guna melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
Hingga kini, motif di balik aksi penikaman tersebut masih belum diketahui. Aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari saksi serta bukti di lapangan untuk mengungkap latar belakang kejadian secara menyeluruh.
Related Posts
Kronologi Kabag Kesra Bekasi Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang
Tragedi Labuan Bajo, Kemenpar dan Kedubes Spanyol Fokus Pencarian Fernando Martin dan Keluarga
