Eko Hilang Diduga Hanyut Saat Perbaiki Pipa Air di Tasikmalaya
Pemuda Bernama Eko Hanyut di Sungai Cilamajang Saat Memperbaiki Pipa Air di Tasikmalaya

Korban Terpeleset ke Sungai Saat Memperbaiki Pipa di Tengah Hujan Deras
Seorang pemuda bernama Eko Suhari (25) dilaporkan hanyut di Sungai Cilamajang, tepatnya di sekitar jembatan perbatasan Kelurahan Cibeuti dan Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, pada Minggu, 29 Maret 2026. Peristiwa ini langsung mengundang perhatian warga sekitar yang mendatangi lokasi kejadian.
Eko yang merupakan warga Bogor diketahui sedang bekerja di rumah salah satu warga setempat. Saat kejadian, ia bersama rekannya tengah memperbaiki pipa air di tepi sungai yang posisinya dekat dengan aliran deras.
Arus Sungai Meningkat dan Menyeret Korban Setelah Terjatuh
Insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika hujan deras mengguyur wilayah Tasikmalaya. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Cilamajang meningkat dan alirannya menjadi deras hingga mendekati kondisi meluap.
Dalam kondisi tersebut, Eko diduga terpeleset saat bekerja di area licin di tepi sungai. Ia kemudian jatuh ke dalam aliran air dan langsung terseret arus yang kuat. Rekannya, Rizki Fauzi, menjadi saksi kejadian tersebut namun tidak sempat menolong korban.
BPBD Menunda Pencarian dan Menyiapkan Operasi Lanjutan Keesokan Hari
Plt Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, membenarkan adanya laporan warga yang hanyut di lokasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa tim telah menerima informasi resmi dan aparat kepolisian juga sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Namun, kondisi cuaca yang masih buruk membuat proses pencarian tidak dapat dilakukan secara maksimal pada malam hari. Oleh karena itu, tim memutuskan untuk melanjutkan operasi pencarian pada keesokan harinya dengan menyisir aliran sungai ke arah hilir.
Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar yang berkumpul di sekitar jembatan untuk memantau perkembangan pencarian. Hingga saat ini, petugas terus mempersiapkan langkah lanjutan guna menemukan korban yang masih dinyatakan hilang.
