Remaja 16 Tahun Tewas Usai Hanyut Terbawa Arus Sungai Cileungsi
Remaja 16 Tahun Tewas Setelah Terbawa Arus Sungai Cileungsi di Bogor

Korban Terseret Arus Saat Mandi Bersama Keluarga di Sungai
Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun meninggal dunia setelah terbawa arus Sungai Cileungsi di wilayah Bogor, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, ketika korban sedang mandi bersama keluarganya.
Menurut keterangan saksi di lokasi, korban awalnya berada di tepi sungai. Namun, tanpa disadari, ia bergerak ke bagian tengah sungai yang memiliki arus lebih deras. Dalam hitungan waktu singkat, arus kuat langsung menyeret tubuh korban hingga menghilang dari permukaan.
Warga Segera Melapor dan Tim SAR Langsung Bergerak Melakukan Pencarian
Setelah menyadari korban hilang, warga dan keluarga segera meminta bantuan kepada petugas. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan yang bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa tim langsung melakukan pencarian intensif. Petugas menggunakan peralatan selam serta perahu karet untuk menyisir aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyut korban.
Selama proses pencarian, tim menghadapi arus yang cukup kuat. Meski begitu, petugas tetap melanjutkan upaya penyisiran secara sistematis di sekitar titik awal korban dilaporkan hilang.
Tim SAR Menemukan Korban Setelah Lima Jam Pencarian
Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih lima jam, tim SAR akhirnya menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa. Petugas menemukan jasad korban sekitar tujuh meter dari lokasi awal ia terseret arus.
Tim kemudian segera mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama di area dengan arus yang tidak terduga kuat.
