Bus Sugeng Rahayu Ringsek Usai Tabrak Jembatan di Solo

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Jembatan Jurug di Solo hingga Ringsek

Bus Sugeng Rahayu menabrak besi Jembatan Jurug, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Kamis (19/3/2026) dini hari.

Sebuah bus Sugeng Rahayu mengalami kecelakaan setelah menabrak besi Jembatan Jurug di Kecamatan Jebres, Kota Solo, pada Kamis, 19 Maret 2026 dini hari. Bus bernomor polisi W-7541-UP tersebut tengah melaju dari Surabaya menuju Solo saat insiden terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Bus yang dikemudikan IF (48) melaju dari arah timur, tepatnya dari Karanganyar menuju pusat Kota Solo. Dalam perjalanan tersebut, bus berada di belakang tiga kendaraan lain yang melaju di jalur yang sama.

Sopir Bus Mencoba Mendahului dari Kiri Lalu Kehilangan Kendali

Saat mendekati Jembatan Jurug, sopir bus berupaya mendahului kendaraan di depannya melalui sisi kiri. Namun, manuver tersebut berubah menjadi berbahaya karena terdapat sepeda motor Honda Beat yang berhenti di sisi kiri jembatan.

Motor tersebut dikendarai AFP (24) yang berboncengan dengan FAP (19), keduanya warga Mojolaban, Sukoharjo. Karena jalur kiri terhalang, sopir bus langsung membanting setir ke arah kanan untuk menghindari tabrakan.

Akibat manuver mendadak tersebut, bus kehilangan kendali dan menghantam besi jembatan hingga terjadi kecelakaan.

Benturan Menghentikan Laju Bus dan Menutup Akses Jembatan

Benturan keras dengan struktur jembatan membuat bagian depan bus mengalami kerusakan parah. Laju kendaraan terhenti setelah menabrak tiang jembatan, sehingga bus tidak terjun ke bawah jembatan.

Posisi bus yang melintang di atas jembatan sempat menutup akses lalu lintas di lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan penanganan untuk mengurai kemacetan dan mengevakuasi kendaraan.

Empat Korban Mengalami Luka dan Mendapat Perawatan Medis

Insiden tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka. Korban terdiri dari sopir bus, satu penumpang, serta pengendara dan pembonceng sepeda motor.

Petugas segera membawa seluruh korban ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban mengalami luka ringan dan dalam kondisi stabil.

Pihak kepolisian mengimbau pengemudi untuk lebih berhati-hati saat mendahului kendaraan, terutama di area sempit seperti jembatan, guna mencegah kecelakaan serupa.