Mobil Giling Padi Keliling Tabrak Toko di Dompu NTB, 1 Orang Tewas

Mobil Giling Padi Menabrak Toko di Dompu dan Menewaskan Seorang Kondektur

Mobil penggiling padi keliling menabrak sebuah toko di Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB, Minggu (15/3/2026). (Foto: Dok. istimewa)

Kendaraan Giling Padi Kehilangan Kendali Setelah Tali Derek Putus

Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil giling padi keliling terjadi di Desa Calabai, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 15 Maret 2026 siang. Kendaraan tersebut menabrak sebuah toko setelah kehilangan kendali di tengah perjalanan.

Kapolsek Kempo, Iptu Jubaidin, menjelaskan bahwa mobil penggiling padi sebelumnya mengalami kerusakan saat hendak menuju lokasi untuk menggiling padi milik warga. Akibat kondisi tersebut, pengemudi dan kondektur memutuskan untuk kembali sambil meminta bantuan rekan mereka untuk menderek kendaraan menggunakan tali.

Namun, situasi berubah drastis ketika tali derek yang digunakan tiba-tiba putus. Akibatnya, kendaraan giling padi melaju tanpa kendali hingga akhirnya menghantam bangunan toko di pinggir jalan.

Kondektur Tewas di Lokasi dan Sopir Mengalami Luka-Luka

Benturan keras dalam insiden tersebut menyebabkan kondektur bernama Andika (22) meninggal dunia di tempat kejadian. Korban mengalami luka parah yang tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, pengemudi kendaraan bernama Resa Wiranda (25) selamat namun mengalami sejumlah luka, termasuk luka robek dan lecet di beberapa bagian tubuh. Petugas kemudian memberikan penanganan awal sebelum korban dibawa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Polisi Mengungkap Kronologi dan Mengingatkan Risiko Kendaraan Tidak Layak Jalan

Pihak kepolisian menyatakan bahwa kecelakaan bermula dari kondisi kendaraan yang mengalami gangguan teknis. Selain itu, penggunaan tali derek yang tidak memadai turut memperbesar risiko hingga akhirnya menyebabkan kecelakaan fatal.

Melalui kejadian ini, aparat mengingatkan masyarakat agar memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan, serta menggunakan perlengkapan yang aman saat melakukan penarikan kendaraan. Kewaspadaan dan prosedur yang tepat dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.