Pohon Depan SMKN 30 Jakarta Tumbang, 3 Orang Luka

Pohon Trembesi di Depan SMKN 30 Jakarta Tumbang dan Lukai Tiga Pengendara

Poho tumbang di depan SMKN 3 Jakarta

Sebuah pohon trembesi besar tumbang di depan SMKN 30 Jakarta pada Rabu pagi (11/3/2026) dan melukai tiga orang pengendara yang melintas di lokasi tersebut. Peristiwa ini terjadi saat aktivitas pagi di sekitar sekolah mulai ramai.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta segera menangani kejadian tersebut setelah menerima laporan dari warga dan pihak sekolah. Tiga korban yang terluka langsung mendapatkan pertolongan dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kasatgas BPBD Korwil Jakarta Selatan, Kendar, menjelaskan bahwa para korban mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon yang roboh. Petugas kemudian membawa mereka ke Puskesmas Kelurahan Gunung untuk mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Sekolah Melaporkan Retakan Pohon Sebelum Pohon Akhirnya Tumbang

Peristiwa ini bermula ketika pihak sekolah mendengar suara retakan dari pohon trembesi yang berada di depan area sekolah sekitar pukul 07.00 WIB. Pohon tersebut diketahui sudah tua dan mengalami pelapukan sehingga berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Setelah mendengar suara retakan tersebut, pihak sekolah segera melaporkan kondisi pohon kepada Dinas Pertamanan untuk meminta penanganan darurat. Namun, sebelum petugas sempat datang ke lokasi, pohon tersebut sudah lebih dulu tumbang.

Sekitar pukul 07.25 WIB, pohon besar itu roboh dan menimpa halte sekolah serta sejumlah pengendara sepeda motor yang sedang melintas di jalan depan sekolah.

Petugas Evakuasi Pohon dan Buka Kembali Akses Jalan

Pohon yang tumbang sempat menutup sebagian badan jalan sehingga menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas dengan normal.

Petugas dari BPBD bersama instansi terkait kemudian melakukan evakuasi pohon yang tumbang untuk membersihkan badan jalan. Mereka memotong batang dan ranting pohon agar proses pemindahan dapat dilakukan lebih cepat.

Setelah proses penanganan selesai sekitar pukul 10.45 WIB, petugas berhasil membuka kembali akses jalan sehingga kendaraan dapat melintas seperti biasa.

BPBD Dorong Pembentukan Zona Selamat Sekolah di Lokasi Kejadian

Setelah kejadian tersebut, BPBD memberikan perhatian khusus terhadap keamanan area di sekitar sekolah. Kendar menyampaikan bahwa pihaknya mendorong pembentukan Zona Selamat Sekolah atau ZoSS di lokasi tersebut.

Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan di kawasan sekolah yang ramai dilalui kendaraan setiap hari. Dengan penerapan ZoSS, diharapkan risiko kecelakaan maupun kejadian serupa dapat diminimalkan sehingga aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung aman.