Polisi Dalami Misteri Yanto Benu yang Tewas di Penginapan Usai Check In Bersama Perempuan

Polisi masih menyelidiki kematian Yanto Kristo Benu (32) yang ditemukan meninggal dunia tanpa busana di sebuah kamar Wilma Penginapan 1, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Petugas kini menelusuri sejumlah fakta untuk mengungkap penyebab kematian pria tersebut.

Yanto sebelumnya diketahui masuk ke penginapan bersama seorang perempuan. Polisi masih berupaya mengidentifikasi perempuan tersebut karena namanya tidak tercantum dalam data tamu yang melakukan check in.

Polisi Menelusuri Perempuan yang Masuk Bersama Yanto

Kasatreskrim Polres Kupang AKP Helmi Wildan mengatakan keterangan awal dari saksi menunjukkan Yanto memang datang bersama seorang perempuan. Namun, polisi belum memperoleh identitas perempuan tersebut.

Wildan menjelaskan perempuan itu tidak tercatat sebagai tamu yang menginap. Polisi juga masih mendalami keberadaannya setelah Yanto masuk ke kamar.

Sementara itu, keluarga terakhir berkomunikasi dengan Yanto pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat meninggalkan rumah di Jalan Beringin, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Yanto menggunakan sepeda motor Honda Beat merah bernomor polisi DH 6089 CN.

Setelah komunikasi terakhir tersebut, Yanto tidak lagi merespons panggilan keluarga hingga Minggu malam. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan Yanto ke Polresta Kupang Kota pada Senin (3/8/2026) dini hari.

Polisi Mengamankan Sejumlah Barang dari Kamar Korban

Dalam pemeriksaan lokasi kejadian, polisi menemukan dan mengamankan sejumlah barang dari kamar yang ditempati Yanto. Petugas antara lain mengamankan kondom, dompet berisi uang tunai Rp 1 juta, kartu ATM, sandal jepit, celana pendek, baju, jaket, sisa air mineral, bungkus roti, serta sikat gigi.

Polisi kemudian membawa jenazah Yanto ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uli Kupang untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Saksi Melihat Yanto Datang Bersama Perempuan

Karyawan Wilma Penginapan 1, Karlos Hambur (21), mengatakan Yanto datang sekitar pukul 14.30 Wita bersama seorang perempuan. Namun, Karlos tidak dapat mengenali wajah perempuan tersebut karena orang itu mengenakan helm dan jaket.

Setelah menyelesaikan proses check in, Karlos mengantar Yanto menuju kamar nomor 4. Setelah itu, ia tidak lagi melihat Yanto beraktivitas di sekitar penginapan atau keluar untuk membeli makanan.

Karlos kemudian meninggalkan tugas sekitar pukul 19.30 Wita. Saat itu, kartu identitas Yanto masih berada di meja resepsionis penginapan.

Karlos baru kembali bertugas pada Senin malam. Ia mengaku terkejut ketika mengetahui Yanto telah ditemukan meninggal dunia, sementara identitas korban masih tersimpan di meja resepsionis.

Polisi kini terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian sebelum Yanto ditemukan meninggal di kamar penginapan tersebut.