Petani Banyuasin Ditemukan Tewas di Kebun Karet dengan Sejumlah Luka
Seorang petani bernama Darmadi (51) ditemukan meninggal dunia di kebun karet miliknya di Suak Tapeh, Banyuasin, Sumatera Selatan. Keluarga menemukan korban dalam posisi tengkurap sekitar pukul 16.30 WIB.
Elyana (47) dan Andika (18) menemukan Darmadi ketika berada di sekitar area perkebunan. Mereka kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada polisi sehingga petugas Unit Identifikasi Polres Banyuasin bersama tenaga medis RSUD Banyuasin segera mendatangi lokasi.
Petugas memeriksa kondisi tubuh korban dan menemukan sejumlah luka. Polisi mencatat luka sayatan pada pergelangan tangan kanan, luka pecah di bagian bawah bibir kanan, serta memar pada bagian bawah kaki kanan.
Polisi Menduga Darmadi Jatuh dari Motor Sebelum Meninggal
Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Baka mengatakan pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korban mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor. Namun, polisi belum memastikan penyebab kematian Darmadi karena masih harus menghubungkan temuan luka dengan kondisi di lokasi.
Polisi juga belum menyimpulkan apakah seluruh luka tersebut muncul akibat korban terjatuh dari motor atau memiliki penyebab lain. Karena itu, petugas masih mendalami setiap temuan untuk mengungkap rangkaian kejadian sebelum Darmadi ditemukan meninggal.
Setelah memeriksa lokasi, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendokumentasikan posisi korban serta kondisi sekitar kebun. Selanjutnya, petugas membawa jenazah Darmadi ke RSUD Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Menyelidiki Aktivitas Korban Sebelum Ditemukan Tewas
Polisi masih mengumpulkan informasi mengenai aktivitas Darmadi sebelum ditemukan meninggal. Petugas juga mendalami kondisi korban ketika berada di area kebun karet miliknya.
Hingga kini, penyidik belum menetapkan penyebab pasti kematian petani tersebut. Polisi melanjutkan penyelidikan untuk memastikan apakah Darmadi benar-benar meninggal akibat kecelakaan atau terdapat faktor lain yang menyebabkan kematiannya.
