Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang yang Tewaskan Satu Keluarga

Minibus Tabrak Bus di Tol Pejagan-Pemalang, Satu Keluarga Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Pejagan-Pemalang yang Tewaskan Satu Keluarga

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 290, tepatnya di Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah minibus dan bus Agra Mas yang sedang berhenti di bahu jalan.

Peristiwa tersebut berujung tragis karena empat orang dalam satu keluarga meninggal dunia. Seluruh korban merupakan penumpang minibus yang tengah melakukan perjalanan mudik menuju Pemalang.

Sopir Diduga Mengantuk hingga Minibus Hantam Bus yang Berhenti

Kasatlantas Polres Tegal AKP Bharatungga Dharuning Pawuri menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat bus Agra Mas bernomor polisi T 7622 DA yang dikemudikan Tarso (52) berhenti di bahu jalan. Pengemudi bus saat itu memeriksa kondisi ban di jalur yang sedang diberlakukan sistem one way.

Namun beberapa saat kemudian, minibus Toyota Calya bernomor polisi B 2399 FFR melaju dari arah belakang. Karena diduga pengemudi kehilangan konsentrasi, kendaraan tersebut langsung menghantam bagian belakang bus dengan keras.

Benturan hebat tidak dapat dihindari dan menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan minibus. Kerasnya tabrakan juga membuat para penumpang mengalami cedera fatal.

Empat Anggota Keluarga Meninggal Dunia dalam Insiden

Akibat kecelakaan tersebut, empat penumpang minibus dinyatakan meninggal dunia. Dua korban tewas di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Keempat korban diketahui berasal dari satu keluarga asal Bekasi. Mereka terdiri dari Gunawan (42) yang juga menjadi pengemudi, istrinya Devi Agustina (33), serta dua anak mereka, Nafisah Maisaroh (11) dan Narendra Dewan Gaozan (8).

Keluarga tersebut tengah menempuh perjalanan mudik ketika insiden tragis itu terjadi. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan sopir mengantuk yang menjadi faktor utama.