Kecelakaan Mobil JETOUR dan BMW di Tol Jagorawi, Ada yang Terbakar
Mobil JETOUR dan BMW Kecelakaan di Tol Jagorawi hingga Picu Kebakaran

BMW Menyenggol JETOUR Saat Menyalip di Bahu Kiri Tol Jagorawi
Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil JETOUR dan BMW terjadi di Km 31 Tol Jagorawi, wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor. Insiden tersebut menyebabkan satu unit mobil terbakar dan sempat mengganggu arus lalu lintas arah Jakarta. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/2/2026) malam dan baru dilaporkan secara resmi pada Senin (2/2/2026).
Kepala Induk Patroli Jalan Raya Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, menjelaskan kedua kendaraan melaju dari arah Bogor menuju Jakarta. Mobil JETOUR melintas di bahu kiri jalan tol, sementara mobil BMW melaju dari lajur kedua dan berupaya mendahului dari sisi kiri.
Benturan Mendorong Mobil JETOUR Menabrak Guardrail
Saat mencoba menyalip, mobil BMW menyenggol bagian kanan mobil JETOUR. Senggolan tersebut membuat mobil JETOUR kehilangan kendali dan terpental ke sisi kiri jalan. Kendaraan itu kemudian menabrak guardrail sebelum akhirnya terbakar di lokasi kejadian.
Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan. Api dengan cepat membesar dan melahap mobil JETOUR, sehingga pengemudi dan pengguna jalan lain tidak dapat melakukan penanganan awal secara mandiri.
Petugas Tol Melaporkan Kebakaran ke Pemadam Bogor
Petugas Tol Jagorawi segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor sekitar pukul 22.30 WIB. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan pihaknya menerima laporan saat api sudah membesar.
Regu pemadam dari Sektor Bogorindo langsung meluncur ke lokasi dengan satu unit mobil pemadam berkapasitas besar. Meski api sudah dalam kondisi menyala hebat, petugas tetap melakukan pemadaman secara cepat dan terkoordinasi.
Damkar Padamkan Api Selama 30 Menit di Lokasi
Petugas pemadam membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memadamkan api sepenuhnya. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Hingga kini, pihak kepolisian dan instansi terkait masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran usai kecelakaan tersebut. Petugas juga belum dapat memastikan total kerugian materi yang dialami pemilik kendaraan akibat insiden ini.
Aparat mengimbau pengendara untuk mematuhi aturan berlalu lintas dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Kepatuhan terhadap aturan dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serius di ruas tol dengan kecepatan tinggi seperti Tol Jagorawi.
