Kecelakaan Jalintim di Pelalawan, Pelajar SMA Tewas Tabrak Truk
Pelajar SMA Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalur Lintas Timur Pelalawan

Korban Berangkat Sekolah dan Bertabrakan dengan Truk Kayu di KM 86
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Timur KM 86, Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Senin pagi, 26 Januari 2026. Peristiwa ini merenggut nyawa seorang pelajar SMA bernama Kezia Tompunu yang baru berusia 17 tahun. Insiden tersebut terjadi ketika korban tengah mengendarai sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.
Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan menjelaskan kecelakaan berlangsung sekitar pukul 06.40 WIB. Saat melintas di lokasi kejadian, korban mengendarai sepeda motor dari arah Pangkalan Kerinci menuju Sorek. Dalam kondisi lalu lintas pagi hari, korban berusaha mendahului kendaraan lain dengan mengambil jalur kanan.
Truk Kayu Datang dari Arah Berlawanan dan Tabrakan Tak Terhindarkan
Pada saat bersamaan, sebuah truk pengangkut kayu dengan nomor polisi BM 8029 IJ melaju dari arah berlawanan. Truk tersebut dikemudikan oleh Joel Samosir. Jarak kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat korban tidak sempat menghindar, sehingga tabrakan keras pun terjadi di badan jalan.
Benturan tersebut membuat Kezia terpental ke sisi kiri jalan. Warga sekitar yang melihat kejadian segera memberikan pertolongan awal dan melaporkan insiden itu kepada pihak kepolisian. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Efarina Pangkalan Kerinci untuk penanganan lebih lanjut.
Tabrakan Beruntun Terjadi Usai Truk Mendadak Mengerem
AKP Tatit menambahkan bahwa setelah tabrakan pertama, sopir truk kayu secara refleks menginjak rem mendadak. Kondisi tersebut memicu kecelakaan lanjutan karena sebuah mobil Toyota Avanza yang melaju di belakang truk tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang truk hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa tambahan dalam kecelakaan lanjutan tersebut. Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi Menyimpulkan Kelalaian Pengendara Jadi Penyebab Utama
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, Satlantas Polres Pelalawan menyimpulkan kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara sepeda motor. Korban dinilai kurang berhati-hati saat mencoba mendahului kendaraan di jalur lintas dengan arus berlawanan.
AKP Tatit menyebut sopir truk telah berupaya menghindari tabrakan, bahkan hingga mengerem keras dan keluar dari jalur aman. Kepolisian mengimbau seluruh pengguna Jalan Lintas Timur agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam padat aktivitas, demi mencegah kecelakaan serupa terulang.
