Warga Keluhkan Jalur Provinsi di Palembang Gelap-Rawan, Ini Kata Dishub Sumsel

Warga Mengeluhkan Jalur Provinsi di Palembang yang Gelap dan Rawan, Dishub Sumsel Menyampaikan Sikap

Warga Keluhkan Jalur Provinsi di Palembang Gelap-Rawan, Ini Kata Dishub Sumsel

Warga Menyuarakan Kekhawatiran atas Jalur Provinsi yang Minim Penerangan

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi beberapa ruas jalan berstatus provinsi di pinggiran Kota Palembang yang gelap gulita. Minimnya penerangan jalan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena dinilai rawan tindak kriminalitas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Salah satu titik yang disorot warga berada di Jalan Adi Sucipto hingga Jalan Bypass Alang-Alang Lebar, yang selama ini dilalui pengendara pada malam hari tanpa dukungan lampu jalan memadai.

Dishub Sumsel Menjelaskan Status Jalan dan Alasan Belum Memasang Lampu

Kepala Seksi Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sumatera Selatan, Purwa Eddy, membenarkan bahwa ruas jalan yang dikeluhkan warga berstatus sebagai jalan provinsi. Ia menyatakan pihaknya belum memasukkan kawasan tersebut dalam rencana pemasangan lampu penerangan karena belum menerima permintaan resmi dari masyarakat maupun pemangku kepentingan terkait. Selain itu, Dishub Sumsel menilai volume lalu lintas di jalur tersebut masih tergolong sepi.

Dishub Sumsel Memprioritaskan Penerangan di Jalur dengan Lalu Lintas Padat

Purwa Eddy menjelaskan bahwa Dishub Sumsel setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk pemasangan lampu jalan di ruas provinsi. Namun, penentuan lokasi pemasangan bersifat fleksibel dan menyesuaikan kondisi di lapangan. Ia menegaskan bahwa Dishub Sumsel lebih memprioritaskan jalur dengan volume kendaraan tinggi dan tingkat risiko kecelakaan yang besar dibandingkan kawasan yang relatif jarang dilalui.

Dishub Sumsel Mengalihkan Fokus Berdasarkan Aspek Keselamatan

Menurutnya, pengalihan prioritas pemasangan lampu dilakukan berdasarkan fungsi keselamatan. Ia menilai penerangan jalan di wilayah lintas kabupaten atau daerah dengan aktivitas kendaraan tinggi memiliki urgensi lebih besar dibandingkan kawasan perkotaan yang cenderung berkaitan dengan estetika. Jika suatu daerah menunjukkan potensi kecelakaan fatal akibat kondisi gelap dan lalu lintas padat, Dishub Sumsel akan mengalihkan rencana pemasangan lampu ke wilayah tersebut.

Dishub Sumsel Mengimbau Pengendara Tetap Waspada di Jalur Gelap

Menanggapi kekhawatiran warga soal kecelakaan, Purwa Eddy menekankan bahwa penyebab kecelakaan lalu lintas harus dilihat secara menyeluruh. Ia menyebut kondisi jalan yang gelap tidak selalu menjadi faktor utama kecelakaan karena kendaraan diwajibkan memiliki lampu utama. Meski demikian, Dishub Sumsel tetap mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kelengkapan kendaraan saat melintasi jalur minim penerangan.