Viral! Bocah 5 Tahun Tewas Terjepit Travelator di Resor Ski Jepang

Bocah Lima Tahun Meninggal Dunia Usai Terjepit Travelator di Resor Ski Jepang

Viral! Bocah 5 Tahun Tewas Terjepit Travelator di Resor Ski Jepang

Insiden tragis menewaskan seorang bocah laki-laki berusia lima tahun di sebuah resor ski di Otaru, Hokkaido, Jepang bagian utara. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, dan dengan cepat menyebar luas di media sosial karena melibatkan fasilitas umum yang digunakan pengunjung, termasuk anak-anak.

Korban bernama Hinata Goto, bocah asal Sapporo, meninggal dunia setelah tangan kanannya terjepit di travelator atau moving walkway yang menghubungkan area parkir dengan lereng ski. Kejadian ini berlangsung pada pagi hari saat resor sedang ramai oleh pengunjung musim dingin.

Petugas Menerima Laporan Darurat dari Ibu Korban pada Pagi Hari

Petugas pemadam kebakaran setempat menerima panggilan darurat sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat. Ibu korban melaporkan bahwa anaknya terjebak di jalur travelator dan tidak bisa melepaskan tangannya. Setelah laporan masuk, petugas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.

Namun, saat petugas tiba, kondisi korban sudah kritis. Hinata kemudian dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis, tetapi nyawanya tidak tertolong akibat luka serius yang diderita.

Korban Terjatuh Saat Turun dari Travelator Tanpa Pegangan Tangan

Pihak berwenang menjelaskan bahwa Hinata terjatuh saat mencoba turun dari travelator. Fasilitas tersebut tidak dilengkapi pegangan tangan, sehingga menyulitkan pengguna, terutama anak-anak, untuk menjaga keseimbangan saat naik atau turun.

Dalam kondisi terjatuh, tangan kanan korban terjebak di bagian mekanis travelator. Situasi ini membuat korban tidak dapat melepaskan diri tanpa bantuan dari orang dewasa di sekitarnya.

Sistem Penghentian Darurat Tidak Aktif Otomatis Saat Insiden Terjadi

Pengelola resor menyampaikan bahwa sistem penghentian darurat otomatis pada travelator tersebut tidak bekerja secara otomatis ketika tangan korban terjepit. Akibatnya, alat tetap bergerak hingga ibu korban menekan tombol darurat secara manual untuk menghentikan travelator.

Pihak resor juga mengungkapkan bahwa pemeriksaan rutin terhadap fasilitas tersebut telah dilakukan pada hari yang sama sebelum insiden terjadi. Meski demikian, kegagalan sistem keselamatan ini menjadi sorotan utama dalam penyelidikan.

Otoritas Jepang Menyelidiki Standar Keamanan Fasilitas Resor

Otoritas setempat kini melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kegagalan sistem dan menilai apakah standar keselamatan telah diterapkan dengan benar. Pemerintah daerah juga meminta pengelola resor ski di wilayah Hokkaido untuk mengevaluasi kembali keamanan fasilitas mereka guna mencegah kejadian serupa terulang.