Polisi Buru Pengemudi Avanza yang Seret Motor hingga 10 Meter di Palembang

Polisi memburu pengemudi Toyota Avanza bernomor polisi BG-1576-RS setelah video aksi mobil tersebut menyeret sepeda motor hingga sekitar 10 meter viral di media sosial. Polisi juga mencari pengendara Yamaha Vixion yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan Tanjung Barangan, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Rekaman yang beredar memperlihatkan kedua kendaraan terlibat aksi kejar-kejaran sebelum Avanza menabrak motor.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Henryanto Hutasoit mengatakan polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Ya, benar ada peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah kami mendapatkan informasi, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi,” kata Henryanto, Sabtu (8/8/2026).

Polisi Mengidentifikasi Avanza dari Hasil Olah TKP

Berdasarkan pemeriksaan di lokasi dan keterangan saksi, polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan Avanza yang terlibat. Polisi mencatat kendaraan tersebut menggunakan nomor polisi BG-1576-RS. Sementara itu, polisi belum mengetahui nomor polisi sepeda motor Yamaha Vixion.

Henryanto menjelaskan kedua kendaraan sebelumnya bergerak dari arah Talang Kelapa menuju simpang Jalan Tanjung Barangan. Keduanya kemudian terlibat kejar-kejaran hingga kawasan sekitar Toko Istana Sendal.

Polisi masih mendalami penyebab kedua kendaraan tersebut saling mengejar. Setelah itu, Avanza menabrak bagian belakang Yamaha Vixion hingga motor tersebut terseret sekitar 10 meter.

“Kami mengharapkan masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini dapat melaporkannya ke Unit Laka Polrestabes Palembang,” ujar Henryanto.

Polisi Meminta Pengemudi Avanza Segera Menyerahkan Diri

Polisi meminta pengemudi Avanza segera menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum. Selain mencari pengemudi mobil, petugas juga masih berupaya menemukan pengendara motor yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kami harapkan pengemudi segera menyerahkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada korban, masyarakat, dan khususnya terhadap hukum yang berlaku,” tegas Henryanto.

Meski benturan membuat sepeda motor terseret hingga 10 meter, polisi memastikan kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka. Petugas tetap mengingatkan masyarakat agar menghindari aksi berkendara secara ugal-ugalan karena dapat membahayakan pengguna jalan lain.