5 Fakta Adi Suwardi Tewas Terseret Banjir di Karawang
Banjir Karawang Menewaskan Adi Suwardi Setelah Korban Terseret Arus Deras

Banjir di Desa Karangligar menyeret korban hingga ditemukan tak jauh dari rumah
Banjir yang merendam Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, menelan korban jiwa pada Senin, 19 Januari 2026. Seorang pemuda bernama Adi Suwardi (29) ditemukan meninggal dunia setelah terperosok dan terseret arus banjir yang menggenangi akses jalan permukiman warga. Korban diketahui merupakan warga setempat yang tinggal di RT 01 Dusun Pangasinan.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan tidak jauh dari kediamannya. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri pencarian yang dilakukan warga bersama aparat setempat sejak korban dilaporkan hilang saat banjir melanda kawasan tersebut.
Korban tetap berjalan di tengah banjir meski telah diperingatkan petugas
Sebelum kejadian tragis itu, Adi Suwardi terlihat berjalan sendirian menerobos banjir setinggi sekitar 80 sentimeter. Korban diketahui bergerak menuju arah kantor desa saat genangan air masih menutup jalan utama. Ketua RT dan petugas Linmas setempat sempat melihat korban dan langsung memberikan peringatan agar ia kembali ke rumah demi keselamatan.
Namun, korban tidak mengindahkan imbauan tersebut dan terus melangkah menjauh. Tidak lama berselang, korban diduga terperosok ke bagian jalan yang lebih dalam dan langsung terseret arus banjir yang deras.
Arus deras menyeret korban hingga sulit diselamatkan warga sekitar
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan setelah melihat korban hanyut. Namun derasnya arus banjir serta terbatasnya jarak pandang membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Kejadian ini murni kecelakaan akibat kondisi banjir yang melanda wilayah Karangligar dalam beberapa hari terakhir.
Aparat mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat banjir
Kapolres Karawang mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri beraktivitas di tengah banjir, terutama melintasi genangan yang arusnya tidak dapat diperkirakan. Ia menegaskan bahwa peringatan dari petugas di lapangan harus dipatuhi demi menghindari risiko fatal.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan bahaya banjir yang kerap melanda Karawang akibat luapan sungai. Aparat bersama pemerintah daerah terus mengingatkan warga untuk mengutamakan keselamatan dan menunggu kondisi benar-benar aman sebelum beraktivitas di luar rumah.
