Minibus Diduga Rem Blong hingga Tabrak Pikap di Jalur Wisata Bromo
Kecelakaan lalu lintas melibatkan minibus dan pikap terjadi di jalur turunan kawasan wisata Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Insiden tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka-luka.
Kecelakaan bermula ketika minibus bernomor polisi AG 1244 GD melaju menuruni jalur dari arah kawasan wisata Gunung Bromo. Wahyudi mengemudikan minibus tersebut dengan membawa dua penumpang.
Saat melewati jalan yang memiliki turunan tajam, minibus itu diduga mengalami kegagalan fungsi rem. Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan yang terus melaju menuruni jalan.
Minibus Menabrak Pikap yang Membawa Tiga Penumpang
Minibus berwarna kuning itu kemudian menghantam bagian belakang pikap yang berada di depannya. Pikap tersebut membawa tiga orang penumpang saat kecelakaan berlangsung.
Benturan keras mendorong pikap hingga menabrak tembok sebuah bangunan toko yang berada di tepi jalan. Enam orang yang berada di kedua kendaraan kemudian mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis.
Seorang saksi mata bernama Ade mengatakan minibus tersebut sebenarnya sudah hampir menabrak kendaraan lain sekitar 150 meter sebelum titik kecelakaan. Kondisi itu menunjukkan kendaraan tersebut telah kehilangan kendali sebelum akhirnya menghantam pikap.
“Sebelum menabrak pikap, mobil kuning ini sebenarnya sudah hampir menyasar minibus lain sekitar 150 meter sebelum lokasi kejadian,” ujar Ade.
Kecelakaan Melukai Enam Orang di Jalur Bromo
Petugas kemudian menangani kecelakaan yang terjadi di jalur wisata tersebut. Informasi awal menyebutkan enam orang menjadi korban dalam insiden itu, seluruhnya mengalami luka-luka.
Dugaan awal menyebutkan kegagalan fungsi rem menjadi pemicu minibus kehilangan kendali saat melewati turunan. Namun, pihak berwenang tetap perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian karena jalur menuju kawasan wisata Bromo memiliki sejumlah ruas jalan menurun dan membutuhkan kehati-hatian tinggi dari pengendara. Pengemudi perlu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melintasi jalur tersebut.
