Putra Sulung Wabup Bogor Wafat Usai Kecelakaan Tunggal di Cigudeg

Putra Sulung Wakil Bupati Bogor Meninggal Usai Kecelakaan Tunggal di Cigudeg

Putra Sulung Wabup Bogor Wafat Usai Kecelakaan Tunggal di Cigudeg

Al Ridwan Kehilangan Kendali Motor di Jalan Licin Wilayah Cigudeg

Al Ridwan (22), putra sulung Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin dini hari, 2 Februari 2026, saat korban tengah dalam perjalanan pulang menuju Cibinong.

Paman korban, Fajar, menjelaskan Al Ridwan sebelumnya sempat berkunjung ke rumah neneknya di Desa Cileuksa. Setelah itu, korban melanjutkan perjalanan menuju rumah orang tuanya dengan mengendarai sepeda motor trail. Saat melintasi ruas jalan di Cigudeg, kondisi jalan dilaporkan licin sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Korban Terjatuh Saat Menyalip Truk Tronton

Fajar menuturkan kecelakaan bermula ketika Al Ridwan berpapasan dengan sebuah truk tronton di lokasi kejadian. Meski tidak terjadi benturan langsung, korban kehilangan kendali saat berusaha menyalip kendaraan tersebut. Motor yang dikendarainya kemudian terjatuh akibat kondisi jalan yang licin.

Ia menegaskan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan tidak melibatkan kendaraan lain secara langsung. Korban terjatuh keras di badan jalan hingga mengalami luka serius yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong.

Korban Sempat Mendapat Penanganan Medis

Usai kejadian, Al Ridwan segera dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, akibat luka parah yang dideritanya, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kabar duka ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan rasa kehilangan mendalam, baik bagi keluarga maupun masyarakat Kabupaten Bogor. Sejumlah ucapan belasungkawa disampaikan kepada keluarga Wakil Bupati Bogor atas wafatnya putra sulung mereka.

Keluarga Tegaskan Kecelakaan Murni Tanpa Unsur Tabrakan

Pihak keluarga menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan tunggal yang dipicu oleh kondisi jalan licin dan kehilangan kendali saat berkendara. Tidak ada unsur tabrakan dengan kendaraan lain dalam peristiwa tersebut.

Keluarga berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari dan di kondisi jalan yang rawan licin. Aparat setempat juga mengimbau pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.