Truk Terguling di Pantura Cirebon, 4 Ton Cat Tumpah dan Tutupi Jembatan Arjawinangun
Truk Terguling di Pantura Cirebon, Empat Ton Cat Tumpah Tutupi Jembatan Arjawinangun

Polisi Menangani Kecelakaan Tunggal yang Sempat Ganggu Arus Pantura
CIREBON — Sebuah truk pengangkut cat terguling di jalur utama Pantura, tepatnya di Jembatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (23/1/2026) pagi. Kecelakaan tunggal ini menyebabkan sekitar empat ton cat tumpah dan menutup sebagian badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.
Truk putih bernomor polisi S 8538 UX tersebut melaju dari Jakarta menuju Surabaya. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan terguling ke sisi kiri jalur Pantura arah Jawa Tengah. Posisi truk yang melintang membuat kendaraan dari kedua arah harus melambat saat melintas di jembatan tersebut.
Pengemudi truk bernama Yanto menjelaskan, kecelakaan terjadi saat hujan turun dan jarak pandang terbatas. Ia mengaku melaju dengan kecepatan sedang sebelum sebuah sepeda motor tiba-tiba memotong jalur di depannya. Dalam upaya menghindari tabrakan, pengemudi membanting setir ke kiri hingga ban depan menghantam pembatas jembatan dan truk kehilangan kendali.
Benturan keras membuat truk terguling dan seluruh muatan berhamburan ke jalan. Sekitar 150 ember cat dengan berat masing-masing sekitar 25 kilogram pecah dan tumpah, menutupi permukaan jembatan dengan cat berwarna terang. Selain cat, muatan lain berupa kain bahan dan peralatan rumah tangga seperti gelas serta piring turut mengalami kerusakan.
Meski menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, kecelakaan ini tidak menyebabkan korban jiwa. Pengemudi dan seorang kondektur truk selamat serta tidak mengalami luka serius.
Kanit Lantas Polsek Arjawinangun Aiptu Yagus menyampaikan, pihak kepolisian memastikan insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Petugas Polsek Arjawinangun bersama Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon langsung melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang.
Proses evakuasi truk dilakukan dengan bantuan petugas dan sejumlah sopir truk lintas provinsi. Badan truk yang terguling berhasil didirikan kembali setelah beberapa jam penanganan. Selama proses evakuasi berlangsung, arus kendaraan dari Jakarta menuju Jawa Tengah berjalan tersendat dan kembali normal setelah muatan dibersihkan dan truk dipindahkan.
Polisi mengimbau pengemudi agar tetap waspada saat melintas di jalur Pantura, terutama saat hujan dan kondisi lalu lintas padat, guna mencegah kecelakaan serupa.
