Taman Safari Bogor Tambah Ambulans, Antisipasi Kecelakaan Saat Nataru
Taman Safari Bogor Menambah Ambulans untuk Mengantisipasi Kecelakaan Saat Nataru

Taman Safari Indonesia Memperkuat Kesiapsiagaan Libur Akhir Tahun
Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor menambah satu unit ambulans untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan wisata di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.
Ambulans tambahan tersebut merupakan dukungan dari Jasa Raharja dan diserahkan pada Selasa, 24 Desember 2025. Kehadiran armada ini melengkapi ambulans yang sebelumnya telah dimiliki TSI sebagai bagian dari sistem respons darurat di kawasan wisata.
Manajemen Taman Safari Menilai Ambulans Tambahan Sangat Krusial
Komisaris Taman Safari Indonesia, Tony Sumampau, menyatakan bahwa penambahan ambulans menjadi kebutuhan penting mengingat jarak menuju rumah sakit terdekat mencapai sekitar tujuh kilometer. Kondisi tersebut membuat penanganan awal di lokasi wisata harus dilakukan secepat mungkin.
Tony menjelaskan bahwa dengan dua ambulans yang siaga, wisatawan dapat merasa lebih aman selama berkunjung. Ia menegaskan seluruh unsur pengamanan dan layanan darurat telah dipersiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas pengunjung saat libur panjang.
Selain kesiapsiagaan medis, TSI juga mengoperasikan tujuh unit wisata yang mengedepankan konsep edukatif dan ramah keluarga. Manajemen berharap seluruh pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
Jasa Raharja Menegaskan Komitmen Menekan Risiko Kecelakaan Wisata
Direktur Pemasaran PT Asuransi Jasaraharja Putera, Imam Hendrawan, menegaskan bahwa penyediaan ambulans merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menekan risiko kecelakaan di kawasan wisata dengan tingkat keramaian tinggi.
Imam menyampaikan bahwa Jasa Raharja secara rutin mendukung destinasi wisata melalui penyediaan ambulans, tenaga medis, dan obat-obatan, terutama pada periode rawan seperti Natal, Tahun Baru, dan Lebaran. Ia menekankan bahwa penanganan pertama yang cepat sangat menentukan kondisi korban dalam situasi darurat.
Hingga kini, Jasa Raharja menyalurkan ambulans ke lebih dari 30 titik prioritas, termasuk objek wisata dan institusi pendidikan.
Kemenhub Memprediksi Lonjakan Wisatawan ke Puncak Bogor
Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi memprediksi sekitar 2,83 juta wisatawan akan memadati kawasan Puncak Bogor selama libur Nataru 2025/2026. Kepala BKT Kemenhub, Hermanta, menyebut kawasan Puncak masih menjadi destinasi favorit wisatawan Jabodetabek.
Dengan potensi lonjakan tersebut, keberadaan ambulans tambahan di Taman Safari Indonesia dinilai penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan wisatawan.
