Taksi Green Xanh SM Tabrak Motor dan Minibus di Cililitan, Diduga Sopir Epilepsi

Sopir Diduga Alami Epilepsi, Taksi Green Xanh SM Tabrak Motor dan Minibus di Cililitan

Taksi Xanh SM teelibat kecelakan di kawasan Cililitan, diduga sopir epilepsi, Senin. (2/2/2026).

Polisi Menyatakan Kondisi Sopir Memicu Hilangnya Kendali Kendaraan

Kecelakaan lalu lintas melibatkan taksi Green Xanh SM, sepeda motor, dan sebuah minibus terjadi di kawasan Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (2/2/2026) malam. Polisi menduga insiden ini terjadi karena sopir taksi mengalami epilepsi saat mengemudikan kendaraan sehingga kehilangan kendali di jalan.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta menjelaskan, sopir taksi mengalami gangguan kesehatan mendadak ketika sedang mengemudi. Kondisi tersebut membuat kendaraan melaju tanpa kendali dalam keadaan pengemudi tidak sepenuhnya sadar, hingga akhirnya menabrak kendaraan lain di sekitarnya.

Taksi Melaju dari Jalan Dewi Sartika Menuju PGC Cililitan

Darwis menerangkan, peristiwa bermula ketika taksi Green Xanh SM melaju dari arah Jalan Dewi Sartika menuju kawasan Pusat Grosir Cililitan (PGC). Saat melintas di lokasi kejadian, taksi tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Mio dan sebuah minibus BYD yang melaju di lajur serta arah yang sama.

Benturan keras tidak dapat dihindari karena kendaraan taksi terus melaju sebelum akhirnya berhenti. Akibat tabrakan tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat, sementara warga sekitar berdatangan untuk melihat kondisi para korban.

Polisi Mencatat Luka Ringan dan Kerusakan Kendaraan

Akibat kecelakaan itu, sopir taksi dan pengendara sepeda motor mengalami luka ringan. Keduanya langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, minibus BYD mengalami kerusakan pada bagian belakang kanan akibat benturan.

Darwis menegaskan, seluruh korban dalam insiden ini masih dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka berat. Meski demikian, polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan keselamatan dan penanganan medis berjalan optimal.

Polisi Mengamankan Taksi untuk Kepentingan Penyelidikan

Setelah kejadian, petugas mengamankan taksi Green Xanh SM ke Satuan Wilayah Lalu Lintas Jakarta Timur. Langkah ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kondisi kendaraan dan keterangan tambahan dari pihak terkait.

Polisi juga mengimbau seluruh pengemudi untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum berkendara. Darwis menekankan bahwa gangguan kesehatan saat mengemudi berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, sehingga kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting demi keselamatan bersama.