Kronologi Sopir Nyabu Tabrak 2 Tukang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo

Sopir Xenia dalam Pengaruh Sabu Tabrak Dua Tukang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo

Detik-detik Xenia tabrak 2 wanita di Sidoarjo sampai tewas

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Raya Candi

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa, 24 Maret 2026, sekitar pukul 04.00 WIB. Seorang sopir mobil Daihatsu Xenia bernama Imam Fauzi (38) menabrak dua perempuan yang berprofesi sebagai pedagang sayur hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi di depan Pabrik Gula Candi saat kondisi jalan masih relatif sepi. Berdasarkan keterangan polisi, kendaraan yang dikemudikan Imam melaju dari arah selatan menuju utara sebelum akhirnya menghantam kedua korban dari belakang.

Korban diketahui bernama Khusnul Khotimah (52) yang mengendarai sepeda listrik dan Mardiyah (66) yang menggunakan sepeda angin. Keduanya sedang beraktivitas di jalan saat kecelakaan terjadi secara tiba-tiba tanpa sempat menghindar.

Polisi Temukan Fakta Sopir Mengemudi di Bawah Pengaruh Narkoba

Setelah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan kelalaian serius. Polisi tidak menemukan bekas pengereman di sekitar titik tabrakan, sehingga memperkuat indikasi bahwa pengemudi tidak melakukan upaya menghindar.

Kanit Lantas Polsek Candi AKP Yudhi menjelaskan bahwa pihaknya kemudian melakukan tes urine terhadap sopir. Hasil pemeriksaan menunjukkan Imam Fauzi positif mengonsumsi sabu saat mengemudikan kendaraan.

Temuan tersebut mengungkap bahwa kondisi pengemudi yang berada di bawah pengaruh narkoba diduga menjadi penyebab utama kecelakaan fatal tersebut. Polisi menilai pengemudi tidak menyadari keberadaan korban di depannya hingga jarak sudah terlalu dekat untuk menghindari tabrakan.

Polisi Dalami Kasus dan Proses Hukum terhadap Pelaku

Saat ini, aparat kepolisian terus mendalami kasus kecelakaan tersebut guna memastikan seluruh rangkaian kejadian secara menyeluruh. Selain itu, polisi juga menyiapkan proses hukum terhadap Imam Fauzi atas tindakannya yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

Kecelakaan ini menjadi pengingat keras akan bahaya mengemudi dalam kondisi tidak layak, terutama di bawah pengaruh narkoba. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi fisik dan mental saat berkendara demi keselamatan bersama di jalan raya.