Kakinya Baru Diamputasi, Pria Tewas Terjatuh ke Sumur
Pria Difabel di Denpasar Tewas Setelah Terjatuh ke Dalam Sumur

Seorang pria difabel bernama I Made Wirya (65) meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di kediamannya di Jalan Antasura, Gang Teratai Nomor 5, Desa Pegunungan, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (12/3/2026). Korban diketahui baru saja menjalani amputasi kaki dan masih dalam kondisi sakit saat peristiwa itu terjadi.
Peristiwa tragis tersebut mengejutkan warga sekitar yang segera melaporkan kejadian itu kepada tim penyelamat. Tim dari Basarnas Denpasar kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Basarnas Denpasar Terima Laporan Warga dan Kerahkan Tim Evakuasi
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 12.10 Wita. Warga setempat pertama kali mengetahui korban terjatuh ke dalam sumur ketika melihat kondisi korban yang sebelumnya sedang sakit.
Setelah menerima laporan tersebut, Basarnas Denpasar segera mengirimkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Tim penyelamat membawa berbagai perlengkapan khusus untuk mengevakuasi korban dari dalam sumur yang cukup dalam.
Petugas kemudian mempersiapkan peralatan penyelamatan guna memastikan proses evakuasi berjalan aman dan cepat.
Tim SAR Gunakan Peralatan Khusus untuk Mengangkat Korban dari Sumur
Dalam proses evakuasi, tim SAR menggunakan peralatan mountaineering, satu unit Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), serta perlengkapan pendukung lainnya. Peralatan tersebut membantu petugas menjangkau posisi korban yang berada di dalam sumur.
Petugas kemudian menurunkan personel ke dalam sumur untuk mengangkat tubuh korban secara hati-hati. Proses penyelamatan berlangsung cukup cepat berkat koordinasi tim di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 13.35 Wita, tim SAR berhasil mengevakuasi korban dari dalam sumur. Namun, saat proses evakuasi selesai, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR Bawa Jenazah Korban ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar
Setelah berhasil mengangkat korban dari sumur, petugas segera membawa jenazah korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Tim SAR kemudian mengantar jenazah tersebut ke RSUP Prof Ngoerah.
Petugas memastikan seluruh proses evakuasi berjalan sesuai prosedur keselamatan. Sementara itu, kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar yang menyaksikan proses penyelamatan tersebut.
Peristiwa ini juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya di sekitar rumah, terutama bagi warga yang sedang dalam kondisi sakit atau memiliki keterbatasan fisik.
