Pikap Rombongan Santri Subulus Salam Pamekasan Terbalik, 3 Terluka
Pikap Rombongan Santri Subulus Salam Terbalik di Pamekasan, Tiga Orang Mengalami Luka

Kecelakaan Tunggal Terjadi Saat Rombongan Santri Menuju Lokasi Wisata
Mobil pikap yang mengangkut rombongan santri Pesantren Subulus Salam mengalami kecelakaan tunggal di Desa Tampojung Guwa, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Kamis, 25 Desember 2025. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan menyebabkan tiga santri mengalami luka-luka.
Kecelakaan terjadi saat rombongan santri berangkat dari Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, menuju objek wisata Bukit Tawap di Desa Pagar Batu, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Mobil pikap yang mereka tumpangi tiba-tiba tergelincir di jalan dan terbalik di lokasi kejadian, sehingga para penumpang terlempar dari bak kendaraan.
Warga dan Pengguna Jalan Langsung Melakukan Evakuasi
Seorang pengendara motor bernama Risun yang melintas di lokasi kejadian melihat langsung insiden tersebut. Ia menyebut mobil pikap membawa rombongan santri dari Pesantren Subulus Salam dan mengalami kecelakaan saat melaju di jalur tersebut. Warga sekitar bersama pengguna jalan lain segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh penumpang ke rumah warga terdekat.
Risun mengaku tidak mengetahui jumlah pasti santri yang berada di dalam mobil pikap karena situasi di lokasi berlangsung cepat. Setelah seluruh penumpang dievakuasi, warga setempat bergotong royong memindahkan kendaraan dari badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Polisi Menyatakan Pikap Mengalami Selip Akibat Tumpahan Solar
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan, Ipda Slamet Riadi, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menyatakan bahwa total terdapat tujuh santri di dalam mobil pikap. Dari jumlah tersebut, tiga santri mengalami luka-luka, yakni Jabir berusia 9 tahun dan Ulul berusia 13 tahun yang mengalami luka lecet, serta Robi berusia 15 tahun yang mengalami sesak napas dan lebam pada tubuh.
Menurut Slamet Riadi, mobil pikap dikemudikan oleh Kurdi, warga Dusun Barat Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean. Kendaraan melaju dari arah barat sebelum akhirnya tergelincir. Ban mobil kehilangan traksi akibat tumpahan solar di permukaan jalan, sehingga kendaraan oleng dan terbalik.
Petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga mengevakuasi mobil pikap ke Kantor Unit Laka Lantas Polres Pamekasan sebagai barang bukti. Sementara itu, ketiga santri yang terluka telah mendapatkan perawatan dan dipastikan sudah kembali ke rumah masing-masing.
