Motor Terjun ke Jurang 10 Meter di Kaligesing Kulon Progo, 2 Pemuda Asal Magelang Tewas di Tempat
Motor Terjun ke Jurang Sedalam 10 Meter di Kaligesing dan Menewaskan Dua Pemuda Asal Magelang

Pengendara Kehilangan Kendali dan Terperosok di Tikungan Secekuk
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Kaligesing, Padukuhan Ngrancah, Kalurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (29/1/2026) siang. Dua pemuda asal Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tewas di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke jurang sedalam sekitar 10 meter.
Kepala Seksi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain. Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.10 WIB ketika sepeda motor melaju dari arah atas Kaligesing menuju Kenteng, Nanggulan.
Motor Keluar Jalur dan Menghantam Guardrail
Sarjoko menjelaskan bahwa sepeda motor Honda Vario 150 bernomor polisi AA-4223-ACB dikendarai oleh DTP (25) dengan MM (25) sebagai pembonceng. Saat melintasi tikungan Secekuk, pengendara diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari badan jalan.
Motor kemudian menghantam guardrail di sisi kiri jalan sebelum akhirnya menerobos pembatas dan terjun ke jurang. Pengendara, pembonceng, dan sepeda motor jatuh bersamaan ke dasar tebing dengan kedalaman sekitar 10 meter, menyebabkan kedua korban meninggal dunia di tempat.
Warga dan Relawan Melakukan Evakuasi Korban
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan memberikan pertolongan awal. Tidak lama kemudian, relawan dan petugas kepolisian tiba untuk melakukan proses evakuasi korban dari dasar jurang.
Petugas Polres Kulon Progo melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi dan Perangkat Desa Ingatkan Bahaya Jalur Kaligesing
Sarjoko mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur ekstrem seperti Kaligesing. Ia menegaskan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memaksakan diri melewati medan berat tanpa kesiapan fisik dan teknis.
Sementara itu, Dukuh Ngrancah, Anam Sutriyanto, menyatakan bahwa jalur Kaligesing di kawasan Perbukitan Menoreh dikenal memiliki karakter medan yang berbahaya. Meski jalan beraspal halus dan relatif lebar, jalur tersebut dipenuhi tikungan berlapis, turunan panjang, serta tanjakan curam yang kerap mengecoh pengendara dari luar daerah.
Anam menambahkan bahwa kombinasi belokan kanan dan kiri yang berurutan dengan kemiringan tajam membuat kesalahan kecil dapat berakibat fatal. Ia berharap pengendara lebih berhati-hati dan mengenali karakter jalur sebelum melintas.
