Putus Tangan 2 Remaja gegara Ledakan Petasan

Ledakan Petasan Putuskan Tangan Dua Remaja di Pekalongan

Lokasi petasan meledak lukai dua perakitnya di Kota Pekalongan, Senin (23/3/2026).

Remaja Meracik Petasan hingga Terjadi Ledakan di Kebun Pisang

Dua remaja berinisial SS (14) dan MM (14) mengalami luka berat hingga kehilangan tangan setelah petasan yang mereka racik meledak di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah kebun pisang di Kuripan Kidul, Kelurahan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan.

Saat kejadian berlangsung, kedua remaja tersebut tengah meracik petasan. Namun, proses tersebut berujung fatal ketika bahan yang mereka gunakan tiba-tiba meledak dan menghantam tubuh mereka dari jarak sangat dekat.

Ledakan Kuat Mengakibatkan Luka Parah pada Korban

Ledakan tersebut langsung menyebabkan SS mengalami luka sangat serius. Tangan kiri korban putus, sementara tangan kanan dan kaki kanannya mengalami kerusakan parah. Di sisi lain, MM juga kehilangan tangan kirinya akibat dampak ledakan yang sama.

Selain dua korban utama, seorang remaja lain berinisial AA (14) turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Meski berada sekitar 20 meter dari lokasi, AA tetap terkena dampak ledakan dan mengalami luka pada bagian kaki.

Ketiga korban kemudian segera dilarikan ke RSUD Bendan untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

Warga Mendengar Dentuman Keras dan Menemukan Korban Tergeletak

Seorang warga bernama Syaiful (35) mengaku mendengar suara ledakan keras dari rumahnya yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Ia menyebut dentuman tersebut cukup kuat hingga membuat dinding rumahnya bergetar.

Setelah mendekati sumber suara, Syaiful menemukan tiga remaja dalam kondisi tergeletak di lokasi kejadian. Dua di antaranya mengalami luka berat, sementara satu korban lainnya tampak mengalami luka lebih ringan.

Ia juga menyebut bahwa kedua korban yang mengalami luka parah masih dalam keadaan sadar, meskipun terus merintih kesakitan akibat cedera yang diderita.

Keluarga Korban Segera Mengevakuasi dan Memberikan Penanganan Medis

Setelah kejadian, warga bersama keluarga langsung mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat. Ayah AA, Siswanto (35), menjelaskan bahwa anaknya mengalami luka robek pada kedua kaki akibat terkena serpihan ledakan.

Ia menyebut anaknya masih dalam kondisi sadar saat ditemukan, meskipun mengalami luka cukup serius. Saat ini, luka tersebut telah mendapatkan penanganan medis berupa jahitan.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahaya meracik petasan secara mandiri tanpa pengawasan dan standar keamanan yang memadai.