36 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Musi Rawas Sepanjang 2025

Polisi Mencatat 36 Orang Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Musi Rawas Sepanjang 2025

36 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Musi Rawas Sepanjang 2025

Satlantas Polres Musi Rawas Melaporkan Lonjakan Kasus Kecelakaan Selama 2025

Polisi mencatat sebanyak 36 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, sepanjang tahun 2025. Angka tersebut muncul dari total 101 kasus kecelakaan yang terjadi selama periode Januari hingga Desember 2025 dan menunjukkan dinamika serius terhadap keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Musi Rawas, Ipda Haris Joko, menyampaikan bahwa selain korban meninggal, kecelakaan lalu lintas juga menyebabkan 12 orang mengalami luka berat dan 136 orang lainnya menderita luka ringan. Ia menjelaskan bahwa kepolisian terus melakukan pendataan dan evaluasi untuk menekan risiko kecelakaan di tahun berikutnya. Pernyataan itu ia sampaikan pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Kendaraan Roda Dua Mendominasi Keterlibatan dalam Kecelakaan

Haris mengungkapkan bahwa sepeda motor, baik roda dua maupun roda tiga, menjadi jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan dengan total 126 unit. Selain itu, polisi juga mencatat keterlibatan 34 kendaraan angkutan barang, 17 bus atau angkutan orang, tiga mobil penumpang, satu kendaraan pengangkut BBM, serta satu kendaraan listrik.

Akibat rangkaian kecelakaan tersebut, kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp 347,4 juta. Data ini menunjukkan bahwa dampak kecelakaan tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Polisi Membandingkan Data Kecelakaan 2025 dengan Tahun Sebelumnya

Polres Musi Rawas membandingkan data kecelakaan 2025 dengan catatan tahun 2024. Pada 2024, polisi mencatat 96 kasus kecelakaan dengan 43 korban meninggal dunia, tujuh korban luka berat, dan 123 korban luka ringan. Perbandingan ini memperlihatkan fluktuasi jumlah korban meski jumlah kasus relatif meningkat.

Jalan Kabupaten Menjadi Lokasi Kecelakaan Terbanyak

Haris menjelaskan bahwa jalan kabupaten menjadi lokasi kecelakaan paling dominan dengan 46 kejadian. Selanjutnya, kecelakaan terjadi di jalan provinsi sebanyak 27 kejadian, jalan nasional 18 kejadian, dan jalan desa 10 kejadian. Menurutnya, kelalaian pengendara masih menjadi faktor utama penyebab kecelakaan, disusul kondisi jalan yang kurang baik serta kecepatan kendaraan yang tinggi.

Menutup pernyataannya, Haris mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, dan meningkatkan kewaspadaan sepanjang 2026 guna menekan angka kecelakaan di Musi Rawas.