Pesantren di Bogor Terbakar Aksinya Dipicu Santri Bermain Api

Kebakaran melanda sebuah pondok pesantren di kawasan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu sore. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah santri harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan. Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor M Ade Nugraha mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah diduga kuat berawal dari aksi salah seorang santri yang bermain api di area pesantren.

Kobaran Api Membesar dan Gagal Dipadamkan Secara Mandiri

Peristiwa kebakaran ini dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 16.40 WIB saat aktivitas pesantren sedang berlangsung. Santri yang memicu munculnya api sempat berusaha memadamkan kobaran tersebut secara mandiri agar tidak meluas. Namun, material yang mudah terbakar membuat kobaran api justru makin membesar hingga sulit dikendalikan dan menjalar ke bagian bangunan lain.

Petugas Damkar Berhasil Mengendalikan Situasi dalam Waktu Singkat

Pihak pengelola pesantren segera menghubungi Dinas Pemadaman dan Penyelamatan Kota Bogor untuk meminta bantuan darurat. Petugas damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan pemadaman intensif selama 15 menit dan melanjutkannya dengan proses pendinginan area selama 30 menit. Amukan api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya hingga situasi di sekitar lokasi kejadian dinyatakan aman terkendali.

Santri Korban Sesak Napas Menerima Perawatan Medis Intensif

Kepanikan dan kepulan asap tebal di area pondok pesantren menyebabkan beberapa santri menghirup asap hingga mengalami sesak napas. Para korban langsung dievakuasi menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat. Petugas imbau pihak pengelola fasilitas pendidikan keagamaan agar meningkatkan pengawasan serta pemahaman keselamatan kebakaran kepada seluruh warga pesantren.