Mobil Listrik BYD M6 Nyemplung ke Kolam Bundaran HI, Ini Sebabnya
Mobil Listrik BYD M6 Meluncur ke Kolam Bundaran HI, Polisi Ungkap Penyebabnya

Polisi Duga Kelalaian Pengemudi Picu Insiden di Pusat Jakarta
Insiden tak biasa terjadi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, ketika sebuah mobil listrik BYD M6 masuk ke kolam air mancur. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik, mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu ikon ibu kota yang selalu ramai aktivitas.
Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan mengungkap dugaan awal penyebab kecelakaan. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menyebut kelalaian pengemudi menjadi faktor utama dalam kejadian tersebut.
Menurut keterangan yang dihimpun, kendaraan tersebut dikemudikan oleh seorang sopir taksi online. Saat insiden terjadi, mobil melaju dengan kecepatan sekitar 60 hingga 70 km per jam sebelum akhirnya kehilangan kendali dan masuk ke kolam.
Polisi Pastikan Pengemudi Tidak Terpengaruh Alkohol Saat Berkendara
Dalam proses pemeriksaan, polisi memastikan bahwa pengemudi tidak berada dalam pengaruh alkohol. Namun demikian, pengalaman mengemudi kendaraan listrik yang masih terbatas diduga turut memengaruhi kontrol kendaraan di jalan.
Diketahui, pengemudi tersebut baru sekitar tiga bulan mengoperasikan mobil listrik BYD M6. Kondisi ini membuat pemahaman terhadap karakter kendaraan belum sepenuhnya optimal saat menghadapi situasi di jalan raya.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan kendaraan sebagai barang bukti. Selain itu, pengemudi juga diwajibkan bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas publik akibat insiden tersebut.
Pakar Tekankan Pentingnya Memahami Karakter Mobil Listrik Sebelum Berkendara
Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana, menekankan bahwa mengemudikan mobil listrik memerlukan pemahaman khusus terhadap karakter kendaraan. Meski tidak membutuhkan kemampuan tambahan yang rumit, pengemudi harus memahami fitur dan cara kerja mobil secara menyeluruh.
Ia menjelaskan bahwa mobil listrik memiliki karakter berbeda dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Tenaga yang dihasilkan cenderung spontan dengan torsi besar, sehingga akselerasi terasa lebih cepat meski tanpa suara mesin yang signifikan.
Selain itu, kondisi kendaraan yang senyap sering membuat pengemudi tidak menyadari peningkatan kecepatan. Oleh karena itu, Sony mengimbau pengemudi untuk rutin memantau speedometer dan membaca buku panduan kendaraan agar dapat mengoperasikan mobil dengan aman.
