Viral Bocah SD di Medan Terseret Motor hingga 100 Meter saat Kejar Pencuri

Bocah SD di Medan Terseret Motor Sejauh 100 Meter Saat Mengejar Pencuri

Viral Bocah SD di Medan Terseret Motor hingga 100 Meter saat Kejar Pencuri

Pencuri Memasuki Rumah Warga dan Mengambil Handphone Korban di Medan Marelan

Medan – Aksi pencurian di Kota Medan berujung peristiwa memilukan setelah seorang bocah perempuan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar terseret sepeda motor sejauh sekitar 100 meter. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan AMD, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, dan videonya viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026. Seorang pria secara diam-diam masuk ke rumah korban saat situasi lengang. Pelaku kemudian mengambil sebuah handphone dan uang tunai yang berada di dalam rumah tanpa sepengetahuan penghuni.

Korban Mengejar Pelaku dan Bertahan Sambil Memegang Sepeda Motor

Korban yang baru menyadari aksi pencurian tersebut langsung berlari keluar rumah. Dengan masih mengenakan seragam sekolah, bocah itu mengejar pelaku sambil meminta agar barang miliknya dikembalikan. Upaya tersebut dilakukan karena korban berharap pelaku menghentikan aksinya.

Namun, pelaku justru mempertahankan barang curian dan memilih melarikan diri. Saat sepeda motor mulai melaju, korban tetap memegang kendaraan tersebut. Akibatnya, tubuh korban terseret di sepanjang jalan hingga kurang lebih 100 meter sebelum akhirnya terlepas.

Ibu Korban Mengungkap Kronologi Pencurian di Dalam Rumah

Ibu korban, Susana, menjelaskan bahwa saat kejadian anaknya sedang berada di kamar mandi. Kondisi itu dimanfaatkan pelaku untuk masuk ke rumah dan mengambil handphone serta uang tunai sebesar Rp100 ribu.

Susana menuturkan anaknya sempat berteriak meminta barang curian dikembalikan. Akan tetapi, pelaku tidak menghiraukan permintaan tersebut dan justru tancap gas dengan sepeda motornya, sehingga menyeret korban di jalan.

Korban Mengalami Luka dan Trauma Usai Kejadian

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka di bagian kaki dan mengalami trauma psikologis. Pihak keluarga segera memberikan penanganan awal dan melaporkan kejadian itu ke polsek terdekat agar pelaku dapat segera ditangkap.

Pihak kepolisian kini menyelidiki kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman video yang beredar. Aparat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan, terutama bagi anak-anak, ketika menghadapi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.