Pria Pukul Wakapolsek Samarinda Saat Evakuasi Korban Kecelakaan, Polisi Temukan Bong
Seorang pengemudi travel berinisial TS (28) memukul Wakapolsek Samarinda Ulu AKP Budi Santoso saat petugas membantu mengevakuasi korban kecelakaan. Polisi kemudian mengetahui TS positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine.
Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi mengatakan pemeriksaan laboratorium menunjukkan TS berada di bawah pengaruh narkotika ketika kejadian berlangsung. Polisi menyampaikan hasil tersebut pada Senin (17/8/2026).
Polisi Menemukan Bong di Mobil Travel yang TS Kemudikan
TS mengaku kepada polisi bahwa dirinya terakhir mengonsumsi sabu dua hari sebelum kecelakaan. Ia mengonsumsi narkotika tersebut di luar wilayah Samarinda.
Setelah mendapatkan pengakuan itu, polisi menggeledah mobil travel yang TS kemudikan. Petugas menemukan bong atau alat yang biasa digunakan untuk mengonsumsi sabu di dalam kendaraan tersebut.
Namun, polisi tidak menemukan sabu dalam penggeledahan. Petugas menduga TS sudah menghabiskan narkotika tersebut sebelum kecelakaan terjadi.
Polisi Menduga Pengaruh Narkotika Memicu Agresivitas TS
Polisi menduga konsumsi narkotika ikut memengaruhi perilaku TS ketika petugas melakukan evakuasi korban kecelakaan. Saat itu, TS bersikap agresif dan memukul AKP Budi yang sedang membantu korban yang terjebak di bawah kendaraan.
Asriadi menilai tindakan tersebut tidak lazim karena TS justru menyerang petugas ketika polisi memberikan bantuan di lokasi kecelakaan.
TS sendiri merupakan warga Samarinda. Saat kecelakaan berlangsung, ia mengemudikan kendaraan travel setelah melakukan perjalanan dari Balikpapan menuju Sangatta untuk mencari penumpang.
Polisi Meminta Pemilik Travel Mengawasi Kondisi Pengemudi
Polisi kemudian memanggil pemilik perusahaan travel untuk membahas kejadian tersebut. Petugas meminta pengelola memperhatikan kondisi pengemudi dan memastikan mereka tidak mengonsumsi narkotika saat menjalankan tugas.
Asriadi menegaskan perusahaan perlu melakukan pengawasan agar kondisi serupa tidak kembali terjadi dan membahayakan pengguna jalan maupun orang lain.
Polisi Tetap Memproses Kasus Pemukulan Wakapolsek
Meski polisi menemukan bong dan hasil tes urine menunjukkan TS positif narkotika, petugas tetap melanjutkan proses hukum atas pemukulan terhadap AKP Budi.
Polisi tidak menjerat TS dalam perkara kepemilikan sabu karena petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Namun, hasil tes urine tetap menjadi bagian dari penyidikan untuk menggambarkan kondisi TS ketika melakukan penganiayaan.
Di sisi lain, AKP Budi masih menjalani pemulihan setelah menerima pukulan. Wakapolsek Samarinda Ulu itu juga telah menjalani visum sebagai bagian dari proses penanganan perkara.
