Duka Mendalam di Tol Cipularang
Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Merenggut Nyawa Pejabat Pemkab Bekasi

Polisi Mengungkap Kronologi Kecelakaan Tunggal di KM 83B Tol Cipularang
Tol Cipularang kembali menjadi lokasi kecelakaan maut yang menimbulkan duka mendalam. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bekasi, Indra Satria Nugraha, meninggal dunia setelah mobil yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di ruas Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban mengemudikan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi B 1466 FQN dari arah Bandung menuju Jakarta. Kondisi cuaca hujan deras menjadi salah satu faktor yang memengaruhi situasi di jalan tol.
Mobil Korban Hilang Kendali Saat Melintas di Jalur Hujan Deras
Peristiwa nahas itu terjadi tepat di KM 83B Tol Cipularang, wilayah Jatiluhur, Purwakarta. Petugas menduga korban kurang mengantisipasi kondisi jalan yang licin akibat hujan deras. Mobil yang melaju di lajur kanan disebut hendak berpindah ke lajur kiri untuk mendahului kendaraan di depannya.
Pelaksana tugas Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody, menjelaskan bahwa jarak pandang terbatas akibat hujan membuat kendaraan korban kehilangan kendali. Mobil tersebut sempat oleng sebelum akhirnya keluar dari jalur aman.
Kendaraan Menghantam Pembatas Beton dan Menabrak Truk
Dalam upaya menghindari benturan, korban membanting setir ke arah kiri. Namun, mobil justru menghantam pembatas beton di median jalan. Setelah itu, kendaraan kembali terpental dan menabrak dump truk bernomor polisi A 9304 ZX yang berada di depan.
Benturan keras tersebut menyebabkan mobil korban mengalami kerusakan parah di bagian depan dan sisi kanan. Unit PJR Tol Cipularang kemudian menyerahkan penanganan kasus kecelakaan ini kepada Unit Laka Polres Purwakarta untuk penyelidikan lanjutan.
Petugas Mengevakuasi Korban dalam Kondisi Hujan Lebat
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi menemukan korban terjepit di dalam badan kendaraan. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena hujan deras masih mengguyur lokasi kejadian. Petugas derek terpaksa menarik badan mobil agar korban dapat dikeluarkan.
Korban ditemukan seorang diri di dalam kendaraan dengan luka berat di bagian dada, kaki, dan sisi kanan tubuh. Saat berhasil dievakuasi, korban masih dalam kondisi hidup dan langsung dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta.
Rumah Sakit Menyatakan Korban Meninggal Dunia di IGD
Pihak rumah sakit menyatakan Indra Satria Nugraha meninggal dunia saat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat. Sementara itu, sopir dump truk bernama Saipul mengaku sedang berhenti di bahu jalan untuk mengecek kendaraan saat mobil korban menabrak dari belakang.
Saipul memastikan dirinya tidak mengalami luka dan truk bermuatan keramik yang dikemudikannya tidak mengalami kerusakan berarti akibat insiden tersebut.
