Mantan Anggota DPRD Lubuklinggau Tewas Kecelakaan
Mantan Anggota DPRD Lubuklinggau Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan Maut di Jalan Yos Sudarso

Pengendara motor menabrak pintu mobil yang dibuka mendadak di tepi jalan
Mantan anggota DPRD Lubuklinggau periode 2009–2014, Andri Tanzil alias Kehok, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 10.35 WIB.
Peristiwa bermula ketika sebuah mobil Toyota Avanza hitam berhenti di sisi kiri jalan. Pengemudi mobil tersebut tiba-tiba membuka pintu tanpa memastikan kondisi lalu lintas di sekitarnya. Pada saat bersamaan, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Astera bernomor polisi BG-6114-HI melintas di jalur tersebut sehingga menabrak pintu mobil yang terbuka.
Benturan keras membuat korban terjatuh dan terlindas kendaraan lain
Akibat tabrakan itu, korban terjatuh ke badan jalan. Situasi semakin fatal karena di belakang korban melaju sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B-1527-RB yang dikemudikan Edi Supryanto. Pengemudi Fortuner tidak sempat menghindar sehingga kendaraan tersebut melindas tubuh korban.
Rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian merekam secara jelas detik-detik kecelakaan tersebut. Video itu kemudian menjadi bahan awal bagi polisi untuk menelusuri kronologi dan pihak yang terlibat dalam insiden maut tersebut.
Polisi membawa korban ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia
Kasat Lantas Polres Lubuklinggau AKP Desi Azhari membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban mengalami sejumlah luka berat, mulai dari luka robek di pelipis kanan, pendarahan di kepala, hingga patah tulang dada bagian kanan. Kondisi korban juga tidak sadarkan diri setelah kejadian.
Petugas segera membawa korban ke Rumah Sakit Siloam Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, setelah menjalani perawatan selama kurang lebih tiga jam, tim medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.
Polisi menyelidiki pengemudi Avanza yang kabur setelah kejadian
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Namun, pengemudi Toyota Avanza hitam yang diduga menjadi penyebab awal kecelakaan memilih melarikan diri sesaat setelah kejadian.
AKP Desi Azhari menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pengemudi tersebut. Polisi mengimbau pengemudi yang terlibat agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
