Ditangkap! Jambret di Pamekasan Tewaskan Korban Diduga Kepala Dusun

Polisi Menangkap Terduga Jambret di Pamekasan yang Menewaskan Warga Saat Pengejaran

Ditangkap! Jambret di Pamekasan Tewaskan Korban Diduga Kepala Dusun

Polisi Mengamankan Terduga Pelaku di Wilayah Kabupaten Sampang

Pamekasan – Kepolisian Resor Pamekasan berhasil mengungkap kasus penjambretan yang menewaskan seorang warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Polisi menangkap terduga pelaku berinisial UA pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, di Jalan Raya Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga berprofesi sebagai kepala dusun di Desa Telaga, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan Polres Pamekasan dan Polres Sampang mengantongi petunjuk kuat yang mengarah pada identitas pelaku. Proses pelacakan intensif mengantarkan petugas ke lokasi persembunyian UA yang saat itu tengah melintas di wilayah Ketapang.

Pelaku Berupaya Kabur dan Bersembunyi di Rumah Warga

Saat aparat berusaha mengamankan, UA mencoba melarikan diri dengan masuk ke rumah warga di sekitar lokasi. Upaya pelarian berlanjut ketika pelaku naik ke atap rumah untuk menghindari kepungan petugas. Namun, strategi tersebut gagal setelah polisi mengepung lokasi dan membujuk pelaku turun.

Petugas akhirnya berhasil mengamankan UA tanpa perlawanan berarti. Setelah penangkapan, polisi langsung membawa pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap perannya dalam peristiwa penjambretan yang berujung maut tersebut.

Polisi Mengaitkan Pelaku dengan Penjambretan yang Menewaskan Korban

Penyidik menduga kuat UA sebagai pelaku penjambretan yang terjadi di Kabupaten Pamekasan pada 7 Januari 2026. Dalam peristiwa tersebut, korban yang merupakan satu keluarga asal Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, mengalami kecelakaan lalu lintas saat berusaha mengejar pelaku.

Aksi penjambretan itu terekam kamera CCTV milik warga di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut menjadi salah satu petunjuk penting yang menguatkan dugaan keterlibatan pelaku dalam kasus ini.

Pengejaran Jambret Berujung Kecelakaan Fatal di Pegantenan

Peristiwa bermula ketika empat anggota keluarga berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Setelah tas salah satu penumpang dijambret, korban spontan melakukan pengejaran. Namun, sepeda motor korban kehilangan kendali saat melintasi jalan menikung di Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

Motor tersebut kemudian menabrak tiang toko hingga menyebabkan kecelakaan fatal. Sumriyah (60) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga korban lainnya mengalami luka berat, termasuk patah tulang. Saat itu, motor dikendarai Halimatus Sakdiah (26) yang membonceng adiknya Alfian (7), seorang balita Kaila berusia 20 bulan, serta ibunya.

Polisi Menyiapkan Rilis Resmi untuk Mengungkap Detail Kasus

Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan menyatakan polisi masih mendalami kasus tersebut dan akan menyampaikan kronologi lengkap dalam rilis resmi. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto juga menegaskan pihaknya akan membuka secara menyeluruh peran pelaku setelah proses pemeriksaan rampung.