Polisi Minta Pemda Minimalkan Titik Rawan Laka di Bogor: Tak Ada PJU
Kapolres Bogor Minta Pemda Perbaiki Titik Rawan Kecelakaan Jalan Gelap

Polisi Peta Lokasi Rawan Laka dan Minta Bantuan Pemerintah Daerah
Jakarta – Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan pihaknya telah memetakan titik-titik rawan kecelakaan di Kabupaten Bogor. Ia meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus, terutama di lokasi yang minim penerangan dan marka jalan tidak layak. Permintaan ini disampaikan langsung kepada Wakil Bupati dan Ketua DPRD, dengan rincian diserahkan melalui Kasat Lantas.
Polisi Tegaskan PJU Kurang dan Marka Jalan Membuat Risiko Tinggi
Wikha menjelaskan, banyak lokasi rawan kecelakaan berada di jalan gelap tanpa PJU dan marka jalan yang sudah memudar. Kondisi ini meningkatkan risiko laka lantas, namun dapat diminimalisir jika pemerintah daerah melakukan perbaikan. Menurut Kapolres, langkah preventif ini menjadi kunci menurunkan angka kecelakaan di wilayahnya.
Angka Kecelakaan di Bogor Turun Signifikan pada 2025
Kapolres Bogor menambahkan, sepanjang 2025 jumlah kecelakaan di Kabupaten Bogor menurun 6,43 persen dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat fatalitas korban juga turun signifikan hingga 39,94 persen. Penurunan ini menunjukkan efektivitas upaya pengawasan dan edukasi lalu lintas yang dijalankan Polres Bogor.
Polisi Dorong Upaya Preventif untuk Minimalkan Kecelakaan
Wikha menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Dengan memperbaiki penerangan jalan, marka, dan fasilitas keselamatan, risiko kecelakaan dapat ditekan lebih jauh. Kapolres menegaskan strategi preventif tetap menjadi prioritas agar kondisi lalu lintas aman dan angka kecelakaan terus menurun.
